Tuesday, October 21, 2014

Prosedur claim pencairan jamsostek (di kantor BPJS)


Bisa ajukan pencairan di cabang mana saja (apabila kartu jamsostek asli ada).
Kalau kartu jamsostek hilang maka pengajuannya harus di kantor cabang asal/cabang pembuka (dengan memberikan surat keterangan kehilangan dari kepolisian, lembar yg aslinya tapi siapkan juga foto copy-an untuk kemungkinan bila diminta).

Kalau kartu jamsostek hilang maka siapkan Akta kelahiran dan ijazah (asli dan foto copy), utk jaga-jaga apabila diminta => di kantor cabang Setia Budi dimintain Akta kelahiran/Ijazah (salah satu aja).

Harus membawa semua dokumen asli (selain foto copy-an) sesuai dengan persyaratan pengajuan pencairan, dokumen asli tsb untuk ditunjukkan ke petugasnya.

Jangan lupa bawa materai Rp 6.000 (bawa 2 pcs ; mungkin saja akan dibutuhkan, nanti ribet kalo mesti nyari penjualnya)   => waktu cairin di cabang Pluit pakai materai 1 pcs, di cabang Setia Budi tdk perlu materai

Minta formulir isian ke petugas jaga (biasanya security) dan kalo ada yg tdk dimengerti tanya2 aja tata cara prosedurnya (step-step nya) ke dia karena masing-masing cabang tidak begitu sama.

Surat pernyataan belum bekerja diatas materai secukupnya (mungkin dimintain, mungkin juga tidak, tapi tidak ada salahnya dipersiapkan tapi tempelin materai dan tanda tangannya sewaktu petugasnya minta aja)  => di cabang Setia Budi tidak dimintain.

Kurang dari 7  hari setelah pengajuan tersebut PT Jamsostek (Persero) melakukan pembayaran JHT (bisa cash ataupun transfer) => pengajuan di Cabang Setia Budi hari Senin pagi, hari Kamis sore dana sudah masuk di rekening tabungan.

Membawa buku tabungan dan foto copy lembar yg ada nomor rekening apabila ingin ditransfer.

Uang tunai bisa diterima di hari yg sama apabila nominalnya kurang dari Rp 5 juta (kalo tidak salah), apabila diatas itu maka disuruh kembali lagi ke kantor BPJS sekitar 3 hari kemudian (terima dalam bentuk cek tunai yg nanti cairin sendiri di bank yg namanya tertera di lembaran cek).


Note :
Harus telah memenuhi masa kepesertaan 5 tahun dan telah melewati masa tunggu 1 (satu) bulan terhitung sejak tenaga kerja yang bersangkutan berhenti bekerja  =>  5 tahun 1 bulan


-o0o-




Jaminan Hari Tua (JHT)

Program Jaminan Sosial merupakan program perlindungan yang bersifat dasar bagi tenaga kerja yang bertujuan untuk menjamin adanya keamanan dan kepastian terhadap risiko-risiko sosial ekonomi, dan merupakan sarana penjamin arus penerimaan penghasilan bagi tenaga kerja dan keluarganya akibat dari terjadinya risiko-risiko sosial dengan pembiayaan yang terjangkau oleh pengusaha dan tenaga kerja.

Risiko sosial ekonomi yang ditanggulangi oleh program tersebut terbatas saat terjadi peristiwa kecelakaan, sakit, hamil, bersalin, cacat, hari tua dan meninggal dunia, yang mengakibatkan berkurangnya atau terputusnya penghasilan tenaga kerja dan/atau membutuhkan perawatan medis Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial ini menggunakan mekanisme Asuransi Sosial.

Program Jaminan Hari Tua

Definisi

Program Jaminan Hari Tua ditujukan sebagai pengganti terputusnya penghasilan tenaga kerja karena meninggal, cacat, atau hari tua dan diselenggarakan dengan sistem tabungan hari tua. Program Jaminan Hari Tua memberikan kepastian penerimaan penghasilan yang dibayarkan pada saat tenaga kerja mencapai usia 55 tahun atau telah memenuhi persyaratan tertentu.

 

Iuran Program Jaminan Hari Tua:

  • Ditanggung Perusahaan = 3,7%
  • Ditanggung Tenaga Kerja = 2%
Kemanfaatan Jaminan Hari Tua adalah sebesar akumulasi iuran ditambah hasil pengembangannya.
Jaminan Hari Tua akan dikembalikan/dibayarkan sebesar iuran yang terkumpul ditambah dengan hasil pengembangannya, apabila tenaga kerja:
  • Mencapai umur 55 tahun atau meninggal dunia, atau cacat total tetap
  • Mengalami PHK setelah menjadi peserta sekurang-kurangnya 5 tahun dengan masa tunggu 1 bulan
  • Pergi keluar negeri tidak kembali lagi, atau menjadi PNS/POLRI/ABRI

 

Tata Cara Pengajuan Jaminan

  1. Setiap permintaan JHT, tenaga kerja harus mengisi dan menyampaikan formulir 5 Jamsostek kepada kantor Jamsostek setempat dengan melampirkan: a. Kartu peserta Jamsostek (KPJ) asli (siapin aja fotokopi-nya juga0
    b. Kartu Identitas diri KTP/SIM (asli dan fotokopi)
    c. Surat keterangan pemberhentian bekerja dari perusahaan atau Penetapan Pengadilan Hubungan Industrial (asli dan fotokopi)
    d. Surat pernyataan belum bekerja diatas materai secukupnya
    e. Kartu Keluarga (KK) (asli dan fotokopi)


  2. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang mengalami cacat total dilampiri dengan Surat Keterangan Dokter
  3. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang meninggalkan wilayah Republik Indonesia dilampiri dengan: a. Pernyataan tidak bekerja lagi di Indonesia
    b. Photocopy Paspor
    c. Photocopy VISA

  4. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang meninggal dunia sebelum usia 55 thn dilampiri: a. Surat keterangan kematian dari Rumah Sakit/Kepolisian/Kelurahan
    b. Photocopy Kartu keluarga

  5. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang berhenti bekerja dari perusahaan sebelum usia 55 thn telah memenuhi masa kepesertaan 5 tahun telah melewati masa tunggu 1 (satu) bulan terhitung sejak tenaga kerja yang bersangkutan berhenti bekerja, dilampiri dengan: a. Photocopy surat keterangan berhenti bekerja dari perusahaan
    b. Surat pernyataan belum bekerja lagi
    c. Permintaan pembayaran JHT bagi tenaga kerja yang menjadi Pegawai Negeri Sipil/POLRI/ABRI
Selambat-lambatnya 30 hari setelah pengajuan tersebut PT Jamsostek (Persero) melakukan pembayaran JHT


-o0o-

Surat kehilangan dari kepolisian

Ini formulir waktu pengajuan di tahun 2014 di Kantor cabang Setia Budi (Menara Jamsostek II).
Samperin security n tanya gimana caranya cairin jamsostek. Formulir-formulir isian nantinya akan diberikan oleh petugas jaga (biasanya security).


Ini formulir waktu pengajuan di tahun 2014 di Kantor cabang Setia Budi (Menara Jamsostek II).
Samperin security n tanya gimana caranya cairin jamsostek. Formulir-formulir isian nantinya akan diberikan oleh petugas jaga (biasanya security).




Friday, October 10, 2014

Wednesday, October 8, 2014


Mendung menggelayut manja pagi ini
Seakan mengerti yang dirasakan hati
Dia membisikkan jangan lagi menunggu rindu
Rindu akan terus menyakiti dirimu
Katanya lagi...
Sekarang aku harus pergi... bermainlah bersama mentari


~LLC~

Monday, October 6, 2014


Kutelah jauh berlari
Begitupun dirimu
Tak terjangkau
Namun hati
tak jua rela melepasmu
Rindu seharusnya tak ada
Selalu menghampiri
Bayangmu pun menyertai
Hati masih tak mau mengerti
Hanya ada aku dan kamu
Tanpa kita
 

~LLC~

Saturday, October 4, 2014


You Should Never Depend On Anyone But Yourself!!!

The fact is that our world exists within a sad reality. We are completely alone in this world and anyone that tells you otherwise is simply lying to you or is too ignorant to understand what it is they are truly saying. You yourself are the only person that you can and ought to rely on. You may say to yourself that you have friends that are there to support you and that you have family that is there to help you when you need help.

This may be true, but it does not change the fact that when push comes to shove and the end is nigh, you are alone — completely. As the saying goes : you come into this world alone and you depart from it alone.

░ ☼ レo√乇 ☼ ░

❥ Lj ❥¸•´¯`☆

Friday, October 3, 2014


Aku adalah gadis bersayap capung..
Membawa serta topengku..
Agar kau tak bisa mengenaliku..
Aku memakai topengku..
Agar bisa mencintaimu
Dengan cinta yang penuh

Dan lalu aku membuka topengku..
Agar bisa melepaskanmu..

Tetapi cinta si gadis capung..
Sampai saat ini..
Hanya tetap satu..

Sedalam apa kau bisa mencintai?
Sedalam kau bisa menatap ke dalam mataku..

Atau..
Bisakah aku menulis:

Sedalam samudra biru??

Tidak. Cintaku..
Lebih dalam dari Samudra Biru :)



Sumber : 
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=653300554789492&set=a.104721009647452.4954.100003286597577&type=1
 

Wednesday, October 1, 2014


I just realize that whatever happiness I put in my face, there is always sadness in my heart and nobody can trace...


Source : unknown
 

I'm stronger because of my hard times, wiser because of my mistakes, happier because of my sad experiences, and smarter because of my moments of confusion.


Source : unknown
 

Life doesn't give you the people you want. It gives you the people you need to help you, to hurt you, to love you, to leave you and to make you into the person you were meant to be.

Source : unknown
 

Don't ever use someone's past against them. You're just reminding them of the mistakes they made back then.
If you watch their facial expression carefully, then you'll see the hurt in their eyes as they reminisce everything that happened.
Never use emotion as a weapon, it strikes deeper than you can imagine.




https://www.facebook.com/Reminisce.SR/photos/p.760398837359129/760398837359129/?type=1

Tuesday, September 30, 2014


Cara Ampuh Memancing Belut Tanpa Pancing

1. Siapkan bubuk kopi seplastik kecil dan sebuah sendok makan. Tapi ingat, bubuk kopi-nya harus bubuk kopi murni.

2. Setelah itu cari lobang-lobang di sawah atau di parit yang kemungkinan besar ada belutnya.

3. Tabur-taburkan bubuk kopi di lobang-lobang tadi secara merata.

4. Tunggu sampai bubuk kopi mengendap didalam air.

5. Jika air didalam lobang mulai bergerak-gerak, berarti belut mulai beraksi.

6. Nanti di saat belutnya keluar dari lubang, sambil protes: "Kok cuman kopi aja? Gulanya manaaa?!!"

7. Pas belut ngomong seperti itu, cepet-cepet timpuk mulutnya pake sendok makan yang telah dipersiapkan tadi, timpuk sampai pingsan.

8. Segera ambil belut yang telah pingsan, dan masukan kedalam wadah.

Mudah bukan? Selamat mencoba.
1.Siapkan bubuk kopi seplastik kecil dan sebuah sendok makan. Tapi ingat, bubuk kopi-nya harus bubuk kopi murni.

2. Setelah itu cari lobang-lobang di sawah atau di parit yang kemungkinan besar ada belutnya.
3. Tabur-taburkan bubuk kopi di lobang-lobang tadi secara merata.

4. Tunggu sampai bubuk kopi mengendap di dalam air.

5. Jika air di dalam lobang mulai bergerak-gerak, berarti belut mulai beraksi.

6. Nanti di saat belutnya keluar dari lubang, sambil protes: "Kok cuman kopi aja? Gulanya manaaa?!!"

7. Nah, pas belut ngomong seperti itu, cepet-cepet timpuk mulutnya pake sendok makan yang telah dipersiapkan tadi, timpuk sampai pingsan.

8. Segera ambil belut yang telah pingsan, dan masukan ke dalam wadah. - See more at: http://www.fornesia.com/Thread-Cara-Ampuh-Memancing-Belut-Tanpa-Pancing#sthash.gr4o7Wi8.dpuf
1.Siapkan bubuk kopi seplastik kecil dan sebuah sendok makan. Tapi ingat, bubuk kopi-nya harus bubuk kopi murni.

2. Setelah itu cari lobang-lobang di sawah atau di parit yang kemungkinan besar ada belutnya.
3. Tabur-taburkan bubuk kopi di lobang-lobang tadi secara merata.

4. Tunggu sampai bubuk kopi mengendap di dalam air.

5. Jika air di dalam lobang mulai bergerak-gerak, berarti belut mulai beraksi.

6. Nanti di saat belutnya keluar dari lubang, sambil protes: "Kok cuman kopi aja? Gulanya manaaa?!!"

7. Nah, pas belut ngomong seperti itu, cepet-cepet timpuk mulutnya pake sendok makan yang telah dipersiapkan tadi, timpuk sampai pingsan.

8. Segera ambil belut yang telah pingsan, dan masukan ke dalam wadah. - See more at: http://www.fornesia.com/Thread-Cara-Ampuh-Memancing-Belut-Tanpa-Pancing#sthash.gr4o7Wi8.dpuf
1.Siapkan bubuk kopi seplastik kecil dan sebuah sendok makan. Tapi ingat, bubuk kopi-nya harus bubuk kopi murni.

2. Setelah itu cari lobang-lobang di sawah atau di parit yang kemungkinan besar ada belutnya.
3. Tabur-taburkan bubuk kopi di lobang-lobang tadi secara merata.

4. Tunggu sampai bubuk kopi mengendap di dalam air.

5. Jika air di dalam lobang mulai bergerak-gerak, berarti belut mulai beraksi.

6. Nanti di saat belutnya keluar dari lubang, sambil protes: "Kok cuman kopi aja? Gulanya manaaa?!!"

7. Nah, pas belut ngomong seperti itu, cepet-cepet timpuk mulutnya pake sendok makan yang telah dipersiapkan tadi, timpuk sampai pingsan.

8. Segera ambil belut yang telah pingsan, dan masukan ke dalam wadah. - See more at: http://www.fornesia.com/Thread-Cara-Ampuh-Memancing-Belut-Tanpa-Pancing#sthash.gr4o7Wi8.dpuf
1.Siapkan bubuk kopi seplastik kecil dan sebuah sendok makan. Tapi ingat, bubuk kopi-nya harus bubuk kopi murni.

2. Setelah itu cari lobang-lobang di sawah atau di parit yang kemungkinan besar ada belutnya.
3. Tabur-taburkan bubuk kopi di lobang-lobang tadi secara merata.

4. Tunggu sampai bubuk kopi mengendap di dalam air.

5. Jika air di dalam lobang mulai bergerak-gerak, berarti belut mulai beraksi.

6. Nanti di saat belutnya keluar dari lubang, sambil protes: "Kok cuman kopi aja? Gulanya manaaa?!!"

7. Nah, pas belut ngomong seperti itu, cepet-cepet timpuk mulutnya pake sendok makan yang telah dipersiapkan tadi, timpuk sampai pingsan.

8. Segera ambil belut yang telah pingsan, dan masukan ke dalam wadah. - See more at: http://www.fornesia.com/Thread-Cara-Ampuh-Memancing-Belut-Tanpa-Pancing#sthash.gr4o7Wi8.dpuf

Saturday, September 27, 2014


Kukira ini saatnya
Benar2 melepaskan
Sebuah rasa yang ternyata tak pernah nyata

Hanya sebuah bayangan semu
Di permukaan air samudra biru

Rasa itu
Hadir dalam ilusi
Dan hilang bagaikan mimpi
Yang terlupakan ketika kau terbangun.

Rasa yang kau kira ada
Yang kau yakin sebagai cinta
Ternyata hanya sebatas angan
Dan bagian dari sebuah permainan hati..

Sayangnya,
Kau memeluknya terlalu erat
Sampai tak tau caranya melepaskan..



 Sumber :
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=649927131793501&set=a.104721009647452.4954.100003286597577&type=1

Wednesday, September 24, 2014



Aku paling benci dengan cinta yang datang bersama kebodohan..
Mencintai dia yang tak pernah kau temui,
Mencintai dia yang tak boleh kau cintai,
Mencintai dia yang tak bisa kau cintai..
Mencintai dia yang tak mencintaimu.

Aku benci dengan cinta yang datang bersama kebodohan,
Ketika hati jumawa
Dan otak tersingkir
Lalu ketika hati hancur berdarah
Otaklah yang harus bekerja keras mencari jalan keluar..

Aku benci pada hati yang egois
Dan simpati pada otak yang selalu menerima sampah2 yang diakibatkannya..

Aku benci ketika aku menggunakan bunga ini untuk mengatakan padamu:

Forget me not.
 
 


just share

Dari serpong Share info ya untuk berhati":
Baru saja jam 15.29 wib... Saya dibuat Shock sampai dengkul lemes... Tiba-2 kedatangan tamu 2 orang... mengaku dari Reserse Bareskrim Unit Narkoba untuk menggeledah rumah, katanya dapat Info dari Informan bahwa saya memproduksi bahan / menyimpan barang berbahaya... Alhamdulillah tidak terkena panic attact walaupun lemes, mereka kekeh mau masuk... untung ada suami dan panggil Satpam... sama Satpam tetep tidak diperbolehkan masuk... Mereka kesal karena ini tugas katanya... Saya tetep kekeh karena ini Modus... untung suami dan satpam tegas, tetep tidak boleh ada penggeledahan, suami telp. Saudara yg tentara... Akhirnya mereka pamit... Aku barusan telp temen yg bagian reskrim... katanya banyak polisi-2 disersi yg modus begini, jebak dengan naro Narkoba...
hati-hati yaa Ibu-Ibu... Informasi ini dari Ibu LINA ISMANU, Niaga 1 Kp 1 Blok B-16..


Sumber : Nika Hanidhah
https://www.facebook.com/nikanikaikan/posts/10204591301004400

Tuesday, September 23, 2014


Aku adalah ilalang
Datang dan hilang
Tak akan ada yang merasa kehilangan..

Aku adalah ilalang,
Ada dan tiada
Adakah yang peduli??

Ketika aku hilang
Yang kutinggalkan
Hanya sebuah nama tanpa arti..

Aku adalah ilalang,
Akankah cukup berarti,
Untuk kau cari dan kau temukan kembali
Jika aku menghilang??



Sumber : 
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=647739745345573&set=a.104721009647452.4954.100003286597577&type=1

 

Saturday, September 20, 2014



Love Mate

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai,
ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, itu bukan pilihan, itu kesempatan.
Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, bahkan dengan segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, itu adalah pilihan.

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih untuk mencintainya, itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang bagai kesempatan pada kita.
Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.

Berbicara tentang pasangan jiwa, ada suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat :
“Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil”.

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang yang diciptakan hanya untukmu.
Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak…

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.

Wednesday, September 17, 2014


Life is too short to stress yourself with people who don’t even deserve to be an issue in your life



Source : http://lessonslearnedinlife.com/dont-stress-yourself/


Sometimes the best thing that you can do is not think not wonder not imagine not obsess just breathe and have faith that everything will work out for the best.




Source : http://lessonslearnedinlife.com/everything-will-work-out-for-the-best/

Tuesday, September 16, 2014


You can’t let people scare you. You can’t go your whole life trying to please everyone else. You can’t go through life worried about what everyone else is going to think. Whether it’s your hair, clothes, what you have to say, how you feel, what you believe and what you have. You can’t let the judgment of others stop you from being you. Because if you do, you’re no longer you. You’re someone everyone else wants you to be.
~Unknown



Source : http://lessonslearnedinlife.com/you-cant-let-people-scare-you/


One of the hardest decisions you'll ever face in life is choosing whether to walk away or try harder.




Source : https://www.facebook.com/lessonslearnedinlife/photos/a.109979089073806.15189.109759299095785/829847150420326/?type=1&relevant_count=1


Akhirnya aku tau rasanya,
Mencintai aku.

Akhirnya aku tau rasanya,
Menjadi dirimu.

Haha,,,

Aku menemukan aku,
dan mencintai aku,
lalu.......

Aku tau apa artinya kepalsuan
dan aku tau,
apa itu permainan...

Akhirnya aku tau,
bagaimana rasanya,
bermain dengan hati 



Sumber :
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=644304665689081&set=a.233535086766043.49744.100003286597577&type=1
 

Monday, September 15, 2014


Percayakah anda, setiap manusia itu pada dasarnya egois & mau dihargai??? Tidak percaya? Mari kita buktikan... Kalo kita buka album foto... Baik album foto bersama keluarga atau bersama2 teman2... Foto siapa yg kita lihat lebih dulu? Foto diri sendiri bukan? Kita ingin tau rupa atau gaya diri kita di foto tersebut bagaimana... Itulah bukti kita pada dasarnya egois... Tanpa kita sadari yg kita lakukan buat diri pribadi dahulu. Bukti kalo kita mau selalu dihargai juga, yaitu misal kita berkumpul bersama... Jika kita berkumpul bersama, ada yg menyapa teman2 kita tapi tanpa disengaja, kita tdk disapa, hati kita pasti ada ganjalan bukan? Mungkin kita mulai berprasangka yg tdk baik kpd org yg tdk menyapa kita tsb... Jadilah bijak...
**
Jadilah Manusia Rendah Hati, Bijaksana dan Cinta Kasih.

Seringkali manusia MELUPAKAN hal KECIL ketika sudah jadi kaya.... Dan LUPA bahwa hal KECILlah yang MENOPANG hidupnya ketika masih belum memiliki apa-apa...

Seringkali Manusia MEREMEHKAN pekerjaan kecil, saat sudah di PUNCAK karier dan LUPA bahwa PEKERJAAN KECIL itulah yang membawa KESUKSESAN...

Seringkali Manusia tidak mau KENAL dengan orang kecil lagi ketika dia sudah menguasai DUNIA dan kuatir akan kehilangan MARTABAT..

Jika saat ini kita belum kaya, tetaplah BERDOA dan BERUSAHA..Jika saat ini kita belum di puncak karier, teruslah BEKERJA. Jika saat ini kita belum menjadi penguasa dunia, tetaplah BERSYUKUR...

Manusia yang tetap berdoa, terus bekerja, dan selalu mengucap SYUKUR Adalah Manusia yang tidak akan pernah SOMBONG..Dan yang tidak MELUPAKAN anak tangga pertama dalam menapak karier dan usaha.

Jadilah kita sebagai Manusia yang rendah HATI, bijaksana, penuh cinta kasih, sabar, dermawan, dapat menguasai diri, dan selalu MENSYUKURI dan MEMBUAT INDAH dengan apa yang dimilikinya.



Dimana Κίτά berdiri tïϑαk penting,
yαηƍ penting kemana Κίτά Δƙãή melangkah ...({})...

Siapa Ṁãṡȃ lalu ĐîƦî Κίτά tïϑαk penting,
yαηƍ penting Κίτά ℳàΰ menjadi siapa dgƞ pribadi yαηƍ bagaimana ...:)...

Bagaimana Õrαπğ memandang kita tidak penting,
yαηƍ penting bagaimana Κίτά memandang Õrαπğ, dan bagaimana kita memandang ĐîƦî Κίτά sεπϑΐrΐ...(y)

Berapa besar kepercayaan Õrαπğ ditentukan oleh berapa besar kejujuran dan kredibilitas Κίτά..

Buah yang bagaimana yang akan kita petik ditentukan oleh bagaimana kita menanam ...:p

Bagaimana sekarang kita berproses inilah yang akan menentukan hasil akhir dari $èmüå πγα...<3<3...




Source : Marcellinus Kristianto
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10204889330541935&set=a.1622950342544.91492.1500041055&type=1

Saat Ini, Membuat Paspor RI Semudah Membuat Email


Tanpa terasa Paspor RI saya sudah akan habis berlaku dalam dua bulan ke depan dan terkait adanya rencana ke luar negeri untuk suatu urusan yang direncanakan awal bulan depan maka saya segera membuat paspor RI saya kembali. Kenapa istilah saya “membuat” paspor RI bukan “memperpanjang” paspor RI karena menurut teman saya yang bekerja di imigrasi memang tidak ada istilah memperpanjang namun semua proses permohonan adalah membuat paspor baru. 

Sebenarnya sudah banyak teman yang mengingatkan sejak Februari 2014 lalu untuk membuat kembali paspor, namun karena pikir saya tidak ada rencana dalam bulan-bulan tersebut yang membutuhkan dokumen ini maka tidak saya buat lagi.

Akhirnya dengan adanya agenda yang cukup mendadak ke luar negeri tersebut saya gelimpangan bingung harus buat baru di mana apakah di Yogyakarta tempat saya sekarang tinggal atau saya membuat di kampung halaman saya sendiri yang notabene saya harus cuti dan membuat paspor di Kantor Imigrasi Cilacap. Namun karena cuti saya sudah cukup banyak, maka saya memutuskan untuk memperpanjang paspor di Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta. Dokumen-dokumen pun disiapkan seperti:
1. KTP asli dan fotokopi
2. KK asli dan fotokopi
3. Akta Lahir/Ijasah asli dan fotokopi
4. Surat Keterangan Pegawai *)
5. Tentunya paspor lama baik asli dan fotokopi harus disertakan
*) khusus PNS/TNI/POLRI/Karyawan harus membuat surat keterangan ini, apalagi apabila anda bukan berasal dari wilayah Kanim tersebut. Misal saya berasal dari Banyumas memproses pembuatan di Yogyakarta maka melampirkan Surat Keterangan Pegawai adalah sebuah mandatory.

Setelah menyiapkan dokumen tersebut, saya berencana ke Kantor Imigrasi Yogyakarta yang berada di Jl. Solo KM. 10 (samping Bandara) Jum’at pagi tanggal 2 Mei 2014. Di sini saya sudah membayangkan, saya akan datang ke kantor imigrasi ini 3 kali, yaitu pertama saya melakukan pendaftaran dan pembayaran biaya paspor dan foto biometrik dan kemudian saya pasti disuruh pulang untuk datang di hari berikutnya sesuai yang nantinya akan ditentukan untuk foto paspor dan wawancara paspor dan saya akan datang ketiga kalinya mengambil paspor RI saya yang baru. 

Saya sudah berpikir ini pasti ribet dan lama, apalagi salah satu teman kantor saya kemarin mengalami hal tersebut. Namun tiba-tiba ketika browsing di internet sehari sebelum kedatangan saya ke Kantor Imigrasi saya menemukan blog yang menyampaikan bahwa permohonan paspor RI saat ini bisa dilakukan secara online dan itu sudah bisa dilakukan di seluruh Indonesia. Waw, saya sebenarnya sudah tahu ada aplikasi permohonan paspor online namun saya kira masih berlaku khusus di Jakarta saja (ketinggalan jaman banget ya :P ) dan saya pun sudah tahu apabila ada aplikasi permohonan online pada saat saya membuat paspor jaman bahola dulu namun kan itu hanya wacana dan belum berjalan kala itu setahu saya.

Atas dorongan dari blog itulah saya masuk ke link ini, link untuk pra permohonan pembuatan paspor RI dari website Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI dan ternyata benar sudah bisa dilayani di seluruh Indonesia (khususnya di Yogyakarta bisa, saya masih kurang tahu praktek di lapangan di tempat lain). Saya pun mulai masuk ke web tersebut dan mengeklik pra-permohonan pembuatan paspor dan mengisi seluruh isian yang harus diisi. Tenang saja isiannya cuman dikit kok, hanya data pribadi dan data orang tua saja. Namun teman-teman agar proses berjalan dengan lancar, teman-teman perlu menyediakan scan dokumen persyaratan pembuatan paspor yang saya sebutkan di atas tadi karena nantinya dari website ini pula teman-teman diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen tersebut. 

Saya pun melakukan proses ini melalui handphone saya karena kebetulan saya menyimpan dokumen-dokumen seperti akta lahir, KTP, KK, ijazah, paspor lama saya di handphone saya dan melalui handphone pun proses bisa berjalan dengan lancar dan mudah. Teman-teman tidak perlu khawatir apabila teman-teman tidak menggunakan laptop atau desktop computer untuk melakukan pendaftaran online tersebut. Bahkan saya mengisinya dan meng-upload dokumen tersebut dalam perjalanan saya di bus menggunakan jaringan provider nasional yang penting koneksi internetnya baik saja. Oh ya saya lanjutkan setelah semua diisi dan di-upload teman-teman akan diminta untuk memilih tanggal kehadiran ke Kantor Imigrasi dan tentukanlah sesuai jadwal teman-teman yang free. Biasanya foto paspor dan wawancara khusus untuk pendaftaran online dibatasi dari pukul 08.00 s/d pukul 11.00.

Yang saya salut dari sistem online ini adalah kita tidak perlu banyak mengisi data isian dan tidak perlu banyak yang di-upload karena maksimal kita upload 4 dokumen dengan minimal ukuran masing-masing file antara 100 kb s/d 1,8 mb. Mengisi permohonan ini hingga selesai sangatlah mudah dan enak untuk dipahami, apabila saya hubungkan judul artikel saya di atas “Saat Ini, Membuat Paspor RI Semudah Membuat Email” malah saat ini menurut saya lebih mudah membuat paspor daripada membuat email. Sistem ini mengingatkan saya pada saat saya akan membuat visa B1/B2 di website Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta namun sistem membuat paspor ini masih sangat lebih mudah dan sama seperti di website Kedubes AS Jakarta untuk wawancara pun dapat dilakukan sesuka hati kita sesuai jadwal yang sudah ada dan bisa kita pilih.

Setelah semua proses selesai, teman-teman akan mendapatkan email langsung dari Kemenkumham RI dan di lampiran email tersebut ada dua lembar pdf yang menyebutkan jadwal wawancara dan foto paspor serta perintah untuk melakukan pembayaran biaya paspor sebesar Rp 200.000,- dan foto biometrik sebesar Rp 55.000,- itu saja. Biaya tersebut harus dibayarkan di Bank BNI terdekat di kota anda, saya membayar di BNI Bulaksumur UGM.

Hari pun tiba, saya datang ke Kanim pukul 08.00 tepat alias tidak kurang tidak lebih agar saya bisa masuk ke Kanim pertama kalinya. Namun ternyata, Kanim sudah dibuka jam 8.00 kurang dan para pengunjung Kanim pun sudah berjubel, namun sebagai pendaftar paspor online kita tidak perlu mengantri panjang dengan mengambil nomor antrian loket untuk memasukkan dokumen awal permohonan. Kita hanya perlu menengok ke kiri dari pintu masuk untuk mengambil map kuning untuk tempat menyimpan berkas asli dan fotokopian syarat yang diminta serta mengisi lembar permohonan yang isiannya hampir sama dalam form aplikasi online. Setelah pengisian dilakukan hal yang perlu Anda lakukan apabila anda melakukan pembuatan ini di Kanim Yogyakarta adalah mendatangi loket dua yang khusus untuk permohonan online.

Tak lama setelah meletakkan dokumen di depan loket 2 saya langsung dipanggil oleh petugas dan petugas tersebut memberikan saya satu copy kwitansi pembayaran dari BNI dan copy permohonan online dan meminta saya untuk mengambil nomor antrian di pintu depan apabila sudah jam 9.00 pagi. Dan di dalam kertas yang saya pegang pun tertera tulisan “jam 9” yang artinya saya diperbolehkan ambil antrian jam 9.00 untuk ke loket 4 menyerahkan kwitansi ke kasir Kanim.

Saya diminta menunggu sampai jam 9.00 padahal urusan saya di loket 1 sudah selesai pukul 08.07 sehingga saya memberanikan diri untuk meminta nomor antrian loket 4 di Security sehingga saya bisa ikut antrian, setelah meminta dengan beralasan akhirnya saya pun diberikan nomor antrian ke loket 4 kasir untuk menyerahkan bukti penerimaan berkas dari loket 2 dan bukti pembayaran biaya dari BNI dan setelah itu saya langsung dipanggil untuk foto dan wawancara.

Keseluruhan proses di Kantor Imigrasi ini saya habiskan selama 55 menit sodara-sodara. Wah, saya salut dengan pelayanan dan perkembangan Kantor Imigrasi saat ini. Dibandingkan pada permohonan tahun 2009, saya masuk jam 08.00 antrian kedua namun foto dan wawancara paspor dilakukan sekitar pukul 14.00 siang.

Setelah semua selesai saya diminta untuk kembali tiga hari kedepan untuk mengambil paspor baru saya.


 

Kan ceritanya masa berlaku paspor lama saya tinggal 9 bulan lagi (April 2015) sebenarnya masih bisa dipakai pelesiran ke luar negeri(LN), namun karena Oktober dan November Insya Allah saya mau ke LN dan harus mengurus visa di kedutaan masing-masing negara, saya pikir baiknya mengurus paspor baru.
Biasanya saya mengurus paspor di Imigrasi Bogor karena lebih sepi. Tahun 2005 dan 2010 saya mengurus di Bogor ketimbang di Depok yang katanya riweh.

Nah, berbekal pengalaman itu bersiaplah saya ke Bogor pada Senin (14/7) lalu. Mengingat pengalaman sebelumnya, saya pun santai. Habis Shubuh masih bobok lagi dan bangun jam 7.30. Siap-siap, lalu berangkat pakai motor. Dari Simpangan Depok mudah saja rutenya. Lurus saja Jl Raya Bogor hingga masuk kawasan Bogor dan menemukan Plaza Jambu dua, belok kanan dan carilah imigrasi.

Cuaca panas namun berangin, jadi saya nggak keringatan. Namun beberapa kali memang ada kejadian mengesalkan di sepanjang jalan… benar-benar menguji orang puasa. Tiba di Imigrasi sudah jam 9 lewat. Ternyata… sistemnya sudah beda. Ada no antrian dan saya nggak kebagian. Kan… lagi-lagi ujian orang puasa.

“Jam 6 pagi aja mba antrinya.” Kata security yang bagi no antrian.
waksss…. mending besok saya antri di Imigrasi Depok deh, kalau sistemnya sudah sama. Pulang dari Bogor saya putuskan survey lokasi Imigrasi Depok di kawasan Grand Depok City. Sekalian tanya-tanya biaya dan sebagainya. Ternyata mudah saja menemukannya dan di sana lagi-lagi ujian menerpa. Meski saya masih dapat no antrian, padahal sudah jam 11 lewat. Wah GR dulu awalnya nih. Namun… inilah ujian yang bikin kedut-kedut puasa saya…

Pertama: mbak yang terima berkas saya menolak memproses karena masa berlaku paspor saya masih 9 bulan. Saya jelaskan posisi saya tentang rencana bulan Oktober dan November.

“Iya tapi ini ga bisa mba… masih 9 bulan. Saya paling cuma bisa kasih no antrian nanti sampai loket diperiksa lagi.” Katanya.

“Ga apa mba… nanti saya jelaskan di loket.” Saya jawab.

“Pasti ditolak mba. Sayang kan waktunya.” Mbak itu merespon. Tak mau lanjut argumen, saya langsung bertanya pada petugas loket yang lagi nganggur. Saya jelaskan posisi saya dan dia bilang paspor bisa diganti baru.

Baliklah saya ke mbak tadi. Si mbak menurut meski wajahnya kesal. Sementara saya memaksa memasang senyum. Cuma… perlu bolak balik ke koperasi untuk beli materai dan copy paspor dan KTP lagi yang nggak boleh dipotong kertas copyannya. Harus ukuran A4. Sementara berkas yang saya siapkan copy KTP dan paspor kan dipotong sesuai ukuran mereka.

Kedua: begitu nomor saya dipanggil berkas diperiksa… petugas bilang nggak bisa ganti paspor. Hiks… saya jelaskan lagi kondisi saya.

“Gini aja mbak… minta surat keterangan dari negara yang mengundang mbak bahwa untuk mengurus visa di kedutaan diperlukan masa berlalu paspor setahun lebih. Ini buat keterangan di sistem kami aja. Jadi paspor mbak bisa diganti baru.”

Hmm.. berarti saya harus mengimel dan meminta surat keterangan dari sana. Baiklah… meski bete saya pun berusaha mengikuti proses. Dan petugas yang menjelaskan juga amat bersahabat bahkan terkesan ingin membantu. Saat saya mau berpaling, tiba-tiba saya dipanggil. “Eh mbak… gini aja ubah skalian ke epaspor… tapi ga bisa di sini… cuma bisa di jakarta barat, selatan, timur…”

“Selatannya di mana?” Tanya saya.

“Warung buncit. Cepet kok mba malah bisa langsung foto.”

“Ga perlu surat dari negara itu kan?” Saya memastikan.

 “Ngga perlu mbak.”

“Makasih ya.”

Saya pun pulang dan ketawa sendirian di motor. Emang saya nih perlu dipaksa ya wkwkwk. Ingat-ingat memang pernah ada keinginan ganti epaspor namun males kalau harus ke Imigrasi Jakbar. Ternyata dengan kendala-kendala ini malah mengembalikan ke niat awal: buat epaspor! Dan Alhamdulillah sudah bisa di Warung Buncit.

Mengingat macetnya daerah sana di pagi hari. Jam 6 pagi saya sudah berangkat. Niat awal sih jam 5.30 mau berangkat namun gegara mules ketunda wkwkwk.

Macet? Jangan ditanya. Dari Lenteng Agung sudah tersendat. Saya terus berdoa agar paling nggak tiba di imigrasi jam 7.30 dan masih kebagian no antrian. Alhamdulillah… sekitar jam itu saya tiba dan nggak begitu ramai. Mungkin karena bulan puasa. Entahlah. Konon dalam sehari hanya dibagi hingga 200 no antrian.
Barisan antrian digiring ke lantai 2 untuk antri no. Sebelumnya ada petugas yang memeriksa berkas asli (KTP, KK, akta kelahiran, ijazah terakhir dan paspor lama) kemudian ditanya, “online atau manual mba?” Maksudnya apa saya sudah daftar online atau belum (manual) karena ini membedakan jenis nomor antrian/formulir. Saya sebelumnya ingin coba online. Namun karena belum scan berkas-berkas yang harus diunggah pas daftar, saya putuskan manual.

Setelah dapat no antrian dan formulir, saya mengisinya (harus pakai bolpen warna hitam) dan menunggu dipanggil. Jam 8 pagi mulai proses pemanggilan no antrian. Saya no 2.0-15 di konter 4. Deg-deg an takut ditolak lagi. Ternyata cuma ditanya mau ke mana. Kemudian saya menegaskan mau epaspor. Lalu saya pun menunggu panggilan foto. Saat foto sekaligus scan cap jempol kanan doang, sementara data-data paspor lama nongol di komputer, jadi mereka tinggal sesuaikan.

“Mau bayar pakai apa?” Tanya petugas.

“Cash?” Tanya saya.

Dia mengangguk, “berarti via BNI ya. E paspor ya…”

“BNI di mana Pak?”

“Sebrang,”

“Abis bayar gimana? Tanya saya lagi.

“Bisa langsung pulang. Nanti pas mau ambil paspor baru kasih bukti bayar.”

Tak lama kemudian keluar print form pembayaran untuk disetorkan ke BNI. Wah praktis juga nih. Senin paspor saya bisa diambil antara jam 13-15.

Ohya biaya epaspor Rp. 655.000, via BNI ada biaya admin Rp. 5.000 jadi total Rp. 660.000. Kalau paspor biasa sepertinya beda-beda tiap imigrasi. Di Depok Rp. 360.000 di Warung Buncit kalau nggak salah Rp. 355.000

Berhubung BNI lokasinya di sebrang jalan, pas sama jalur kepulangan saya. Maka saya pun mengambil motor dan kemudian memutar arah, mampir BNI sebentar untuk bayar. Nggak antri pula karena BNInya kecil. Habis bayar… beres. Cepet ya… paling jam 10  pagi tuh kelar tadi. Selanjutnya saya bisa urus yang lain seperti servis rutin motor dan sebagainya. Jam 13.30an saya sudah sampai rumah.

Sekali lagi pas mengingat perjalanan panjang saya untuk membuat epaspor alias elektronik paspor emang bikin ketawa. Mau bikin e-paspor saja sampai menyambangi 3 kantor imigrasi wkwkwk. Tapi pelajarannya ialah kendala-kendala di dua kantor imigrasi sebelumnya sekali lagi malah mengembalikan ke niat awal untuk punya epaspor. Jadi saya nggak menyesali ngapaiin yak jauh-jauh gue udah ke Bogor lagi wkwkw.
Apa sih keuntungan epaspor? Pertama: ke Jepang bebas visa bow… kedua: di bandara pemegang epaspor bisa melalui autogate saat pemeriksaan, jadi menghemat waktu ketimbang antri lama di imigrasi. Data akan langsung tersinkron.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi yang mau buat epaspor juga. Simpel kok, asal mau berkorban berangkat pagi-pagi saja mengingat kemacetan Jakarta. Oh ya belum semua kantor imigrasi ya bisa melayani ini. Seingat saya imigrasi yang sudah bisa tuh:
Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Soekarno-Hatta, Imigrasi Surabaya, Imigrasi Batam… dan… silahkan cek di www.imigrasi.go.id selengkapnya.

Ah… akhirnya punya e-paspor juga. Horeee…

14054841262015180484
Inilah bentuk epaspor, ada chip di sampul depan


 

Mau Tak Antre di Bagian Imigrasi? Miliki Paspor Jenis Ini


JAKARTA, KOMPAS.com — Sejak tahun 2013, kantor Imigrasi telah melayani pembuatan paspor elektronik. Saat di bandara, pemegang paspor ini tidak perlu repot-repot mengantre di bagian Imigrasi.

"E-paspor itu mempermudah pelayanan orang dalam pemberangkatan, semacam e-toll pass. Di negara tujuan yang telah menggunakan auto gate, dia tidak melalui petugas Imigrasi," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Barat Bambang Satrio, Kamis (14/8/2014).

Bambang menjelaskan, beberapa negara, termasuk di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, telah menggunakan sistem auto gate. Maka dari itu, para pemilik paspor elektronik ini dapat langsung melalui auto gate untuk verifikasi tanpa harus mengantre dalam pemeriksaan paspor yang dilakukan petugas Imigrasi. Sebab, jelasnya, paspor elektronik memiliki cip yang dapat dibaca oleh auto gate. "Dalam cip tersebut tersimpan data pemegang paspor," ujar Bambang.

Paspor elektroni kini masih berbentuk buku layaknya paspor biasa. Adanya paspor elektronik ini, kata Bambang, dapat menguntungkan sebab paspor tidak bisa dipalsukan, dan bukan berarti paspor model lama ditarik.

Menurut dia, pemohon diberi kesempatan memilih, apakah hendak membuat paspor biasa atau paspor elektronik. Pilihan tersebut akan ditanyakan saat dilakukannya wawancara. Bila akan membuat paspor elektronik, nantinya petugas akan mengeluarkan bukti permohonan pembuatan paspor elektronik.

Bambang mengatakan, pelayanan pembuatan paspor elektronik ini tidak berbeda dengan paspor biasa, yakni memakan waktu antara tiga sampai lima hari kerja. Untuk masalah biaya, paspor elektronik memang terbilang lebih mahal. Bila untuk pembuatan paspor biasa menghabiskan biaya hanya sekitar Rp 360.000, biaya pembuatan paspor elektronik sekitar Rp 660.000.

"Kami mengakui, untuk pelayanan paspor memang naik dibanding dulu hanya sekitar Rp 200.000 dan untuk paspor elektronik memang lebih mahal," katanya.

Pelayanan elektronik paspor berbeda dengan pelayanan pembuatan paspor sistem online. Bambang menjelaskan, sistem online dalam pembuatan paspor ada pada tahap pendaftaran, yakni untuk memudahkan mengisi data pribadi. Pendaftaran dapat dengan mengisi di laman Ditjen Imigrasi Indonesia, www.imigrasi.go.id.

"Jadi, nanti pemohon datang ke kantor Imigrasi hanya tinggal verifikasi data," ujar Bambang.

Setelah mengisi data pribadi pada situs web, Bambang berujar, pemohon dapat mendatangi kantor Imigrasi mana pun, tidak harus sesuai dengan daerah asalnya tinggal. "Sekarang sistemnya sudah bisa membuat paspor tidak sesuai dengan wilayah di tempat dia tinggal," ujarnya.

Dengan sistem ini pula, lanjut dia, pemohon paspor hanya dua kali mendatangi kantor Imigrasi. Pertama, pada saat verifikasi data dan selanjutnya pengambilan paspor yang telah diterbitkan. Pada kedatangan pemohon melakukan verifikasi data, kata Bambang, dia akan dilayani dengan cara one stop service (OSS), yakni pelayanan satu meja. Menurut dia, pelayanan ini memudahkan lantaran memangkas tahapan pelayanan yang berbelit-belit.

"Dengan OSS ini, bila dahulu rangkaian buat paspor bisa 12 tahapan, ini bisa dilayani oleh satu petugas saja," ujarnya.

Pemohon akan melakukan penerimaan verifikasi data, wawancara, hingga foto pada satu petugas. Adapun pelayanan ini mulai berlaku sejak 27 Januari 2014.


Adysta Pravitra Restu Pelayanan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Jakarta Pusat.
 

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/2014/08/15/09142931/Mau.Tak.Antre.di.Bagian.Imigrasi.Miliki.Paspor.Jenis.Ini
 

Mengurus Paspor dengan Mudah dan Cepat


Pasport adalah tiket untuk melihat dunia ~ Rhenald Kasali @ Jawapos 2011
Semua orang bisa mengurus paspor dengan mudah dan cepat. Tenang, rie bukan agen perjalanan yang akan meminta tambahan biaya untuk pengurusan paspormu. Sebaliknya, rie mau menyarankanmu untuk mengurus paspor sendiri. Ya, urus paspor sendiri, kenapa tidak?

Dulu, rie selalu pakai bantuan agen perjalanan untuk mengurus paspor di Kantor Imigrasi Bandung. Akhir bulan lalu (Maret 2014), rie coba untuk mengurus sendiri dengan memanfaatkan layanan paspor online.

Langkah pertama, siapkan dokumen yang diperlukan seperti KTP, Kartu Keluarga, akta kelahiran / ijazah /surat nikah, dan paspor lama. Scan terlebih dahulu dokumen-dokumen tersebut dan simpan dalam format .jpg dengan ukuran file minimal 100KB / maksimal 1.8 MB. Daftar lengkap persyaratan pengajuan permohonan paspor ada disini. Setelah dokumen lengkap, buka situs www.imigrasi.go.id.

13986565282072104091
Layanan Paspor Online

Pilih menu Layanan Publik > Layanan Paspor Online, kemudian pilih Pra Permohonan Personal. Isi data-data yang diminta sbb:

13986566111783715929
Pra Permohonan Personal 1

Perhatikan pilihan menu untuk tiap isian. Di Jenis permohonan, pilih “Penggantian - Habis Berlaku” jika kamu sudah pernah punya paspor sebelumnya atau “Baru - Paspor Biasa” apabila ini adalah paspor pertamamu.

Di Jenis Paspor, pilih “e-passport 48h” untuk paspor elektronik atau “48h - perorangan” untuk paspor biasa. Biaya pembuatan e-paspor adalah 655 ribu rupiah sementara paspor biasa 255 ribu rupiah.

13986566791961478167
Pra Permohonan Personal 2

Isi semua data yang diminta selengkap mungkin, karena ini akan menghemat waktumu saat mengisi formulir nantinya. Selanjutnya, unggah file yang sudah disiapkan. Apabila sudah mengunggah Akta Kelahiran, maka Surat Nikah & Ijazah tidak perlu diunggah, atau boleh juga diunggah di bagian dokumen lain. Oya, meskipun tertulis akta kelahiran / ijazah /surat nikah, apabila punya ketiganya tetap dibawa ya. Prioritas utama adalah akta kelahiran, kalau tidak ada baru lah boleh pakai ijazah & surat nikah.

13986567041168084395
Pra Permohonan Personal 3

Setelah selesai mengunggah, di halaman terakhir kita bisa memilih Kantor Imigrasi terdekat. Rie sengaja pilih Kantor Imigrasi Kelas 1 Jakarta Pusat yang beralamat di JL. Merpati Blok B 12 NO.3, Kel. Gunung Sahari Selatan, Kec. Kemayoran, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, 10720, karena sempat baca informasi bahwa disana ada fasilitas One Day Service. Kalo bener, lumayan banget cukup sehari jadi.

1398656727734758334
Pra Permohonan Personal 4

Nah, pendaftaran online sudah selesai. Sekarang, cek e-mail-mu. Seharusnya ada e-mail konfirmasi sbb:

1398660150812974703
Konfirmasi Pendaftaran Paspor Online
beserta attachment Bukti Pengantar ke Bank
1398660226199386553
Bukti Pengantar ke Bank

Berbekal bukti pengantar tersebut, kita bisa membayarkan biaya paspor melalui BNI46, untuk kemudian mendapatkan kuitansi rangkap tiga. Nggak punya waktu ke Bank di hari kerja? Jangan kuatir, sekarang sudah banyak weekend banking yang tersedia.

Selesai bayar, buka kembali e-mail diatas, klik “lanjut” untuk meneruskan proses pendaftaran. Setelah selesai, kembali cek e-mail-mu untuk mendapatkan e-mail dengan lampiran tanda terima permohonan & formulir SPRI (Surat Perjalanan Republik Indonesia) sbb:

1398660766339668227
Pendaftaran Paspor Online

13986608001771934032
Tanda Terima Permohonan

Jangan lupa Tanda Terima Permohonan & Formulir SPRI di print lalu dilengkapi dengan tinta warna hitam, karena kalau salah isi pakai warna biru, bakal disuruh ganti formulir & isi dari awal lagi.

13986673832106298867
Formulir SPRI 1

1398667415165706556
Formulir SPRI 2

Meskipun di Tanda Terima Permohonan tertulis jam 8:00 - 14:00, usahakan datang lebih pagi supaya dapat antrian nomer awal. Rie kemarin datang jam 7 pagi, sampai loket dicek kelengkapan (semua dokumen asli & fotokopi di kertas A4), diberi map (gratis), dapat nomor antrian berwarna putih (pendaftaran online) ke-5. Orang yang mengantri langsung dapat nomor antrian berwarna merah. Mulai jam 8 pagi, sepuluh orang pertama pemegang nomer antrian merah dan sepuluh orang pertama pemegang nomer antrian putih, dipanggil ke lantai 2 untuk mengambil nomer antrian (lagi) dari mesin. Disini akan dipisahkan antrian untuk yang membuat paspor baru dan yang memperpanjang (sudah pernah punya paspor sebelumnya).

Saat nomor antrian dipanggil, dokumen asli & fotokopi dalam map diserahkan, petugas imigrasi check (disamakan dengan yang sudah kita upload), sedikit wawancara (cuma ditanya mau pergi kemana), lalu foto dan scan sidik jari, diberi surat pengambilan paspor, selesai. Sayangnya saat kembali mengantri di loket pengambilan paspor, rie diberitahu bahwa sudah tidak ada lagi layanan one day service (digantikan dengan layanan One Stop Service), jadi pengambilan paspor adalah empat hari kerja setelahnya. Waktu masih menunjukkan pukul 9 pagi, masih bisa langsung ngantor. Pendaftaran online terbukti sangat menghemat waktu, karena terlihat orang-orang yang bernomor antrian putih masih harus mengantri ke BNI46 (ada loketnya di Kantor Imigrasi), sebelum wawancara dan foto.

Di hari pengambilan paspor, rie langsung naik ke lantai 2, menyerahkan surat pengambilan paspor, lalu menunggu dipanggil. Setelah mengisi buku pengambilan dan menandatangani paspor baru, rie diminta untuk meng-copy halaman paspor yang sudah ditanda tangan (mesin fotokopi ada di koperasi lantai 1), lalu menyerahkannya hasil fotokopi ke petugas. Oya, paspor lama rie juga dikembalikan. Lumayan ada berbagai cap visa buat kenang-kenangan. :)

1398672894790582777
e-paspor (dengan chip) dan paspor biasa, serupa tapi tak sama

Horee… rie sudah bisa jalan-jalan lagi!

Nah, dengan proses semudah dan secepat ini, masih mau menggunakan jasa agen perjalanan untuk mengurus paspor dengan harga diatas satu jutaan? ;)


Sumber : http://wisata.kompasiana.com/jalan-jalan/2014/04/28/mengurus-paspor-sendiri-651948.html

Sunday, September 14, 2014

Mix Max Quotes

















Bila seseorang mencintai mu, 
dia bisa menyembunyikan perasaan nya tapi tak bisa membohongi diri nya, 
dia bisa tak mau melihat mu tapi tak bisa berhenti membayangkan mu, 
dia bisa menjauh dari mu tapi tak bisa kehilangan kabar dari mu, 
dia bisa membenci mu tapi tak bisa dendam pada mu, 
dia bisa membiarkan mu pergi tapi tak bisa berhenti menunggu mu kembali, 
dia bisa tak mau menjawab panggilan mu tapi tak bisa berhenti mencari di mana asal suara mu, 
dia bisa berhenti memanggil nama mu tapi tak bisa berhenti mendoakan mu.


Sumber : https://www.facebook.com/budi.tio?fref=nf


Kenangan

Kenangan itu seperti angin..
Kadang seperti daun jatuh
Dan aku punya satu kenangan tentangmu,
Tapi kini aku putuskan
Aku akan mengatur kenangan tentangmu.

Bukan lagi kopi asin
Bukan lagi sunyi sepi
Bukan lagi rasa sakit..

Akan kukenang kau dalam tawa
Kuingat dengan tawa
Kusimpan dalam senyum

Karena kenangan tentangmu
Seharusnya
Hanya tentang bahagiaku 



Sumber :  Tania Limanto
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=643828319070049&set=a.104721009647452.4954.100003286597577&type=1

The Bangles - Eternal Flame


Close your eyes, give me your hand, darlin'
Do you feel my heart beating
Do you understand
Do you feel the same
Am I only dreaming
Is this burning an eternal flame

I believe it's meant to be, darlin'
I watch you when you are sleeping
You belong with me
Do you feel the same
Am I only dreaming
Or is this burning an eternal flame

Say my name
Sun shines through the rain
A whole life so lonely
And then come and ease the pain
I don't want to lose this feeling, oh

Say my name
Sun shines through the rain
A whole life so lonely
And then come and ease the pain
I don't want to lose this feeling, oh

Close your eyes, give me your hand
Do you feel my heart beating
Do you understand
Do you feel the same
Am I only dreaming
Or is this burning an eternal flame

Close your eyes, give me your hand, darlin'
Do you feel my heart beating
Do you understand
Do you feel the same
Am I only dreaming
Is this burning an eternal flame

Close your eyes, give me your hand, darlin'
Do you feel my heart beating
Do you understand
Do you feel the same
Am I only dreaming, ah
An eternal flame

Close your eyes, give me your hand, darlin'
Do you feel my heart beating
Do you understand
Do you feel the same
Am I only dreaming, ah
Is this burning an eternal flame

Close your eyes, give me your hand, darlin'


Source : http://www.azlyrics.com/lyrics/bangles/eternalflame.html


 


Saturday, September 13, 2014


Ada seorang ayah yg sangat khawatir kepada putranya, karena putranya yg telah berusia 15 tahun ini sama sekali tidak bisa bersikap teguh dan dewasa.    Ayah tsb lalu pergi ke sebuah biara untuk membimbing putranya supaya dapat bersikap dewasa.

Biarawan tersebut berkata kepada ayah ini, :  "Tinggalkan putramu selama 3 bulan disini, selama 3 bulan ini engkau tidak boleh datang menjenguknya. Setelah 3 bulan, saya pasti bisa membimbingnya menjadi seorang pria sejati.

Setelah 3 bulan kemudian, ayah anak tsb datang ke biara menjemput putranya. Biarawan mengatur sebuah turnamen karate untuk menunjukkan kepada ayah tersebut hasil dari 3 bulan pelatihan dari putranya.

Lawan dari putranya adalah seorang pelatih karate. Begitu pelatih mengeluarkan jurus, anak tersebut langsung tersungkur jatuh. Tetapi anak tsb begitu jatuh langsung berdiri melawan lagi. Anak tsb terjatuh berkali-kali dan dgn teguh tetap berdiri kembali. Kejadian tsb terulang sampai 16 kali.

Bhiksu lalu bertanya kepada ayahnya,  "Apakah engkau lihat skrg putramu sudah cukup menjadi seorang pria sejati atau belum?"

"Saya sangat malu, tidak disangka saya mengantarnya kesini 3 bulan untuk dilatih, hasil yg saya lihat adalah dia tak mampu melawan, dipukul langsung terjatuh." Ayah tsb menjawab.

Biarawan tsb berkata,  "Saya sangat menyesal engkau hanya melihat permukaan hasil putra Anda. Anda tidak melihat jenis keberanian, keteguhan serta ketekunan putramu setelah terpukul jatuh langsung bangkit berdiri, ini adalah benar-benar sifat seorang pria sejati."

Orang yg kuat adalah orang yg ketika terjatuh di dalam kehidupan, ia mampu bangkit berdiri lagi. Entah ia terjatuh oleh terjangan dari luar ataupun oleh karena kelengahan dan kesalahannya mengambil keputusan.