HELLO AJAHN
Berikut adalah pertanyaan yang terpilih dan dijawab oleh Ajahn Brahm selama Tour d’Indonesia 2015.
-----------
Lily Zhai: Bagaimana cara agar tidak membenci orang yang menjahati kita? Susah rasanya berbelas kasih pada orang yang membuat susah hidup kita.
Ajahn Brahm: Mengapa Anda mesti marah terhadap orang yang melakukan hal buruk kepada Anda? Merekalah yang melakukan karma buruk, bukan Anda. Jika mereka yang memperoleh buah karma buruk, maka merekalah yang mestinya berduka. Jadi jangan biarkan siapa pun, tak peduli apa yang mereka lakukan, untuk merampas kebahagiaan Anda. Makin Anda membiarkan mereka membuat Anda sedih, makin mereka akan melakukannya lagi dan lagi. Namun jika Anda menjadi seperti teratai; jika Anda mengencingi teratai, semua air seni akan luruh tanpa ada bau yang tersisa. Sama pula jika Anda menuang parfum Chanel No.5 ke teratai, itu akan mengalir jatuh tanpa ada wangi yang tersisa. Anda seharusnya berlatih menjadi seperti teratai. Pujian, celaan, Anda l-e-p-a-s-k-a-n. Maka, orang hanya bisa melukai Anda sedikit. Namun sebagian besar orang berpikir, "Mereka melukaiku, mencurangiku." Tiap kali Anda mengingatnya, mereka melukai Anda sekali lagi. Namun jika mereka melakukan hal buruk ke saya, mereka hanya melukai saya sekali, lalu saya melepasnya. Maka kenangan buruk masa lalu, orang yang melakukan hal buruk kepada Anda, itu masa lalu! Itu sudah mati. Lepaslah. Mudah.... Lebih gampang diomongkan daripada dilakukan? Tidak! Lebih mudah dilakukan dibanding diomongkan.
-----------
Meli Laurensia: Apa sih tujuan manusia itu hidup?
Ajahn Brahm: Tujuan hidup adalah belajar, bertumbuh menjadi orang yang lebih baik. Sama seperti pergi ke sekolah. Jika Anda tidak lulus ujian, Anda harus mengulangnya lagi. Jika Anda gagal dalam ujian kehidupan, Anda harus kembali lagi. Dengan memakai popok, mengisap kempeng di mulut, Anda harus masuk sekolah kehidupan dari awal lagi. Maka berlatihlah dengan baik, jadilah orang yang lebih baik, lebih bijak, bermeditasilah, dan Anda akan lulus ujian kehidupan. Anda tidak akan kembali lagi.
-----------
Han: Mengapa hal buruk terjadi pada orang baik?
Ajahn Brahm: Karena itu bukanlah hal buruk. Misalnya Anda dalam perjalanan pulang dan menginjak kotoran anjing. Kotoran anjing yang kotor, lengket, dan bau di seluruh sepatu Anda. Ini seperti hal buruk yang menimpa banyak orang. Apa yang Anda lakukan? Jika Anda umat Buddha, jangan membersihkannya langsung. Anda bawa kotoran anjing itu, lalu gosok-gosokkan di bawah pohon mangga di kebun Anda. Setahun kemudian, mangga Anda akan lebih manis, sarinya lebih banyak dibanding sebelumnya. Saat Anda makan mangga itu, dengan jusnya mengaliri dagu Anda, ingatlah apa mangga itu, setahun yang lalu. Itu adalah kotoran anjing yang kini Anda makan, beralih wujud menjadi mangga yang manis. Begitulah bagaimana orang bajik menghadapi apa yang terjadi dalam kehidupan. Mereka menanamnya, menjadikannya pupuk untuk kebijaksanaan dan kewelasan. Ini hanya bisa terjadi pada orang baik yang tahu bagaimana mengalihkan hal buruk menjadi kebijaksanaan dan kewelasan.
-----------
Chia Yin: Mengapa kita selalu takut akan sesuatu yang belum terjadi? Apakah itu salah satu kotoran batin atau sebuah persepsi bawah-sadar?
Ajahn Brahm: Banyak manusia senang merasa takut. Mereka senang mendengar cerita hantu. Anda ingin mendengar cerita hantu? Saya sering memimpin upacara perkabungan di Australia. Ada orang yang telah bekerja di rumah duka seumur hidupnya. Di rumah duka, Anda bekerja mengurusi semua peti mati ini. Saya bertanya kepadanya, "Anda pernah melihat hantu?" “Ya”, jawabnya. "Jadi, apa cerita hantu paling menakutkan yang bisa Anda ceritakan kepada saya?" Di Australia, mereka punya mobil yang khusus untuk mengangkut peti mati. Namanya hearse. Kadang, ada banyak perkabungan dalam satu hari. Namun demi kepentingan keluarga yang berkabung, tiap perkabungan, mereka membersihkan mobil peti mati luar-dalam. Mereka menyewa satu orang, itu saja yang ia lakukan, membersihkan mobil peti mati. Ia baru saja selesai membersihkan bagian dalam. Ia menutup pintu dan jendela. Ia baru membersihkan bagian luar ketika sesuatu yang aneh terjadi. Dari dalam mobil muncul kabut. Kabut itu menyelimuti seluruh bagian dalam mobil. Dari jendela tampak kabut di dalam mobil. Lalu, muncul cap telapak tangan di seluruh jendela. Cap telapak manusia, atau mungkin bukan manusia. Ada sesuatu yang berusaha keluar. Seram sekali! Lalu, yang kabur justru pria yang semestinya membersihkan mobil. Jadi hati-hatilah, meski mereka seharusnya menaruh peti mati ke kuburan, kadang masih ada yang mau keluar dari sana. Anda ingin bekerja di tempat seperti itu? Itulah sebabnya mereka harus mengeluarkan uang begitu banyak dalam perkabungan, karena mereka membayar orang melakukan pekerjaan ini.
Orang senang ditakut-takuti, sekalipun saat tidak ada yang perlu dicemasi. Anda menemukan sesuatu untuk dicemasi. Saya pikir itu karena orang-orang takut dengan kedamaian. Saat kedamaian datang dalam kehidupan Anda, terlalu banyak di antara orang-orang malah menghancurkannya. Cobalah jika Anda bisa memahami sebabnya, mengapa kita senang merasa takut, ditakut-takuti.
Lalu, berapa banyak dari Anda yang menemui peramal nasib? B-O-D-O-H. Pernah, bertahun-tahun yang lalu, pada ulang tahun saya.... Sungguh sulit memberi kado bagi bhikkhu, kami tak menginginkan apa-apa. Maka ada orang yang punya ide sangat bagus, “Saya akan memberikan ramalan bintang untuk Ajahn pada hari ulang tahunnya!” Lalu, pada hari ulang tahun saya, ia berupaya dan mendapatkan ramalan bintang untuk setahun ini. Ia memperolehnya dari peramal yang sangat hebat, ini menghabiskan banyak uangnya. Ia bilang, "Ajahn Brahm, ini akan terjadi setahun ini. Siapa pun yang lahir tanggal ini, maka tahun ini adalah tahun yang amat sangat bagus untuk menjalin asmara.” Padahal saya ini bhikkhu. Setelah itu, saya tidak memercayai ramalan bintang. Buang-buang uang saja. Itulah sebabnya orang cemas. Mereka ketagihan pada kecemasan dan takut pada kedamaian.
-----------
Wenni Lee: Sabar itu memang tidak ada batasnya, tapi sampai pada titik apa kita boleh bersabar?
Ajahn Brahm: Ada dua jenis kesabaran. Yang pertama adalah menunggu sesuatu terjadi. Menunggu seseorang berubah. Menunggu sesuatu yang baik terjadi dalam hidup Anda. Saya menyebut itu menunggu pada masa depan. Ini sangat keliru, dungu, dan menyebabkan banyak penderitaan. Ini bukanlah yang orang sebut sebagai kesabaran. Ini tetap saja nafsu. Itu namanya menunggui sesuatu terjadi. Jenis menunggu yang lebih baik disebut menunggu pada momen kini. Siapa pun atau apa pun yang menyebabkan momen sulit bagi Anda, mungkin atasan Anda, mereka tidak ada di sini hari ini. Ini hari Minggu, Anda tidak masuk kerja, maka nikmatilah ini. Namun sebagian orang sedih, muram, meskipun mereka tidak akan menemui atasan mereka sampai besoknya. Mereka masih mengalami waktu yang tidak bahagia. Karena mereka terus menunggu pada masa depan alih-alih menunggu pada momen kini. Meskipun Anda sangat sakit, dalam derita hebat, sangatlah sulit menunggu pada masa depan, namun sangat mudah menunggu pada momen kini. Sama seperti ketika saya menandatangani buku, berfoto, menandatangani buku, berfoto, saya bisa melakukannya karena saya menunggu pada momen kini. Hanya ada satu foto, hanya ada satu buku untuk ditandatangani pada satu momen. Inilah yang disebut kesabaran.
-----------
Yuliana: Mengapa saya suka melihat wajah Ajahn tertawa di setiap poster dan buku?
Ajahn Brahm: Ketika Anda melihat seseorang bahagia, ini menyemangati Anda. Kebahagiaan itu menular, seperti flu burung, tetapi yang positif. Namun kemarahan dan sikap negatif juga bisa menular. Maka ketika seseorang sedang mengkritik, "Buat apa kamu melakukan itu?" "Kamu tak semestinya begitu!" "Jangan seperti itu!" "Aku boleh bicara kepada kamu sesukaku!" Ini akan makin dan makin buruk. Menular. Ini seperti ebola, hanya bedanya ini virus amarah. Amarah jauh lebih buruk dibanding ebola. Penangkal virus itu adalah ketika ada orang yang bahagia.
Bahkan di upacara perkabungan di Australia, saya menyampaikan lelucon. Namun saya tanya dulu ke orangnya sebelum meninggal, "Apa Anda senang jika saya mengucapkan lelucon saat
This blog is my library, mostly from other people's articles and only few are mine. I will re-read when I have time or whenever I want to
Showing posts with label Others. Show all posts
Showing posts with label Others. Show all posts
Wednesday, March 8, 2017
Sunday, May 8, 2016
Tolong Sebarkan, PENTING!!!
Bp2 Ibu2 yg berbahagia,
Sekedar info utk berhati-hati ...
Belakangan telah terjadi pengiriman paket dari luar negri maupun dalam negri ke beberapa alamat yg sengaja disalahkan utk mengecoh petugas yg berwajib.
Jangan sekali-sekali anda mau menerima bingkisan / paket bila pengirimnya tidak di kenal, mereka lalu akan datang dgn menyamar sbg petugas utk mengambil kembali paket tsb dgn alasan telah terjadi salah kirim ...!
Siapapun yang menandatangani tanda terima paket tsb dapat menjadi tersangka lingkaran pengedar narkoba. Baru - baru ini telah ditemukan Paket Narkoba berupa 1 Kg Metaphetamin dalam tas yang dikirim ke Magelang dari Thailand dgn modus Salah Kirim spt di atas.
Saat ini penerima yg sebenarnya tidak tau apa2 itu sedang dalam interogasi Polisi. Beri tahu anggota keluarga, rekan2 dan pembantu, dan berhati - hatilah..Sëmoga info ini bermanfaat untuk kita semua.
Tolong bantu di sebar dgn ikhlas dan atas rasa kemanusiaan..semoga bermanfaat..
(Humas Polri)
Sumber : unknown
Bp2 Ibu2 yg berbahagia,
Sekedar info utk berhati-hati ...
Belakangan telah terjadi pengiriman paket dari luar negri maupun dalam negri ke beberapa alamat yg sengaja disalahkan utk mengecoh petugas yg berwajib.
Jangan sekali-sekali anda mau menerima bingkisan / paket bila pengirimnya tidak di kenal, mereka lalu akan datang dgn menyamar sbg petugas utk mengambil kembali paket tsb dgn alasan telah terjadi salah kirim ...!
Siapapun yang menandatangani tanda terima paket tsb dapat menjadi tersangka lingkaran pengedar narkoba. Baru - baru ini telah ditemukan Paket Narkoba berupa 1 Kg Metaphetamin dalam tas yang dikirim ke Magelang dari Thailand dgn modus Salah Kirim spt di atas.
Saat ini penerima yg sebenarnya tidak tau apa2 itu sedang dalam interogasi Polisi. Beri tahu anggota keluarga, rekan2 dan pembantu, dan berhati - hatilah..Sëmoga info ini bermanfaat untuk kita semua.
Tolong bantu di sebar dgn ikhlas dan atas rasa kemanusiaan..semoga bermanfaat..
(Humas Polri)
Sumber : unknown
Monday, May 2, 2016
Komputer Alexis di Hack. Data pelanggan dan members semua dicuri. Wahh...Siap siap aja yang su. ka kesana, nama ente masuk beredar di sosmed sebagai pelanggan tetap Alexis..
============================
Jakarta - Tadi malam pukul 00:23 telah terjadi pembobolan database tempat Hiburan malam Alexis oleh hacker yang meng-atas-namakan Hamba Tuhan. Database yang dibobol adalah data pelanggan dan pengunjung mulai dari tahun 2010 sampai 2016 dimana didalamnya terdapat rekaman identitas diri, video CCTV serta biodata para pramusaji lengkap dengan daftar pelanggan mereka.
Sampai saat ini laporan telah secara resmi diproses Unit Cybercrime POLRI dan telah ditindaklanjutin.
"Dari hasil investigasi sementara kami mengindikasikan kejadian ini karena kelalaian staff IT Alexis yang membiarkan beberapa pelanggan mencharge perangkat telepon selurdlar lewat port USB yang tersedia di komputer kasir". Ujar Kanit Cyber Crime yang ditemui disela penyelidikan, Jumat 1 April 2016.
(KlM/JK)
Ahaiiyy.. Maknyuss.. Perang Data via Rekaman dgn Pejabat2 Korup di (D.K.I) 😀
http://www.citizenjurnalism.com/2016/04/01/server-hotel-alexis-dibobol-hacker
Sumber : unknown
Sunday, May 1, 2016
Percakapan Seorang Sarjana dengan Seorang Bhikkhu.
"Apa kunci kebahagiaan itu?"
Bhikkhu menjawab:
"Saat tersenyum, tersenyumlah.
Saat tertawa, tertawalah.
Saat tidur, tidurlah.
Saat makan, makanlah.
Saat sedih, menangislah.
Saat bersama dengan yg dicinta, sayangilah.
Saat bertemu musuhmu, maafkan dan maklumilah.
Saat berpisah, lepaskan dan relakanlah.
Saat emosi datang, menjauhlah dari siapapun.
Inilah kunci kebahagiaan."
Sarjana itu kembali bertanya, "semudah itu?"
Bhikkhu, "siapa bilang mudah?"
"Banyak yg senyum, tetapi penuh kepedihan.
Banyak yg tertawa, tetapi tertawa penuh keangkuhan.
Banyak yg makan, tetapi tidak merasakan apa yg dimakan, penuh kesibukan, sibuk bicara, dan lainnya.
Banyak yg bersama dengan yg disayang, tetapi tidak pernah mengutarakan rasa sayangnya. Sebaliknya banyak intrik dan permainan kata-kata yg menyebabkan pertikaian. Baik antar sesama suami isteri, orang tua dan anak, bahkan sesama saudara.
Saat bertemu musuh, semakin penuh rasa benci, dan ada keinginan untuk menghabiskannya, emosi yg tidak terkendali.
Saat berpisah, melekati dan memikirkan setiap saat, tak bisa melihat dunia lain yg penuh harapan untuknya. Matanya tertutup oleh kemelekatan yg hanya menghancurkan diri dan orang sekitarnya.
Saat emosi, hancurlah semua peluang utk mendapatkan kebahagiaan. Kebahagiaan dan rejeki yg ada pun segera menjauh."
Sarjana, "hmmmmmm..... Sederhana yg tidak sederhana, asal berlatih pasti bisa."
Bhikkhu, "sadhu...sadhu...sadhu"
Inpirasi dari kisah zen
Sumber : unknown
"Apa kunci kebahagiaan itu?"
Bhikkhu menjawab:
"Saat tersenyum, tersenyumlah.
Saat tertawa, tertawalah.
Saat tidur, tidurlah.
Saat makan, makanlah.
Saat sedih, menangislah.
Saat bersama dengan yg dicinta, sayangilah.
Saat bertemu musuhmu, maafkan dan maklumilah.
Saat berpisah, lepaskan dan relakanlah.
Saat emosi datang, menjauhlah dari siapapun.
Inilah kunci kebahagiaan."
Sarjana itu kembali bertanya, "semudah itu?"
Bhikkhu, "siapa bilang mudah?"
"Banyak yg senyum, tetapi penuh kepedihan.
Banyak yg tertawa, tetapi tertawa penuh keangkuhan.
Banyak yg makan, tetapi tidak merasakan apa yg dimakan, penuh kesibukan, sibuk bicara, dan lainnya.
Banyak yg bersama dengan yg disayang, tetapi tidak pernah mengutarakan rasa sayangnya. Sebaliknya banyak intrik dan permainan kata-kata yg menyebabkan pertikaian. Baik antar sesama suami isteri, orang tua dan anak, bahkan sesama saudara.
Saat bertemu musuh, semakin penuh rasa benci, dan ada keinginan untuk menghabiskannya, emosi yg tidak terkendali.
Saat berpisah, melekati dan memikirkan setiap saat, tak bisa melihat dunia lain yg penuh harapan untuknya. Matanya tertutup oleh kemelekatan yg hanya menghancurkan diri dan orang sekitarnya.
Saat emosi, hancurlah semua peluang utk mendapatkan kebahagiaan. Kebahagiaan dan rejeki yg ada pun segera menjauh."
Sarjana, "hmmmmmm..... Sederhana yg tidak sederhana, asal berlatih pasti bisa."
Bhikkhu, "sadhu...sadhu...sadhu"
Inpirasi dari kisah zen
Sumber : unknown
UNDERSTANDING YOUR PARENTS
Jika Anda merasa terganggu dgn ayah /ibu / kakek / nenek Anda yg sdh berusia lanjut, karena mereka cerewet, suka ngomel, banyak bicara dll. Baca artikel ini hingga selesai.
Tahukah Anda bahwa sebenarnya dgn cerewet, suka cerita, ngomel, dll, ini sebenarnya bentuk verbal catharsis, yaitu orangtua mengeluarkan unek2nya sehingga setelah melakukannya hatinya akan menjadi lega & nyaman.
Selama orangtua msh mau bicara, mengeluarkan pikiran & terutama perasaannya dlm bentuk verbal, ini tentu sgt bagus, daripada mereka hanya diam saja. Semakin mereka diam, tdk ada komunikasi, maka akan semakin tdk baik bagi diri mereka.
Sbg anak / cucu kita perlu bijak memahami kondisi & situasi orangtua kita. Seorang ahli hipnoterapis pernah berkata, "Walau saya bisa hipnoterapi, saya tdk akan mensugesti ibu saya agar tenang & tidak cerewet lagi. Memang Ibu saya ini cewewetnya minta ampun. Namun, justru inilah yg membuat Beliau bisa selalu sehat & panjang umur. Saat ini Beliau berusia 92 tahun."
Saat kita kecil, kita ini cerewetnya minta ampun loh, bicara hal2 yg tdk penting, suka meng-ulang2 apa yg sudah dikatakan atau ditanyakan. Namun, karena saat itu kita msh kecil, msh baru belajar bicara, cerewetnya dianggap lucu & menyenangkan. Saat seseorang menjadi tua, suka atau tdk suka ia akan kembali spti anak kecil. Namun, karena skrg tubuhnya sdh tua, renta, & keriput, cerewetnya tdk lagi lucu & menggemaskan, malah terkesan menjengkelkan.
Sayangilah orangtua apa adanya, dgn segala keluguan & kekurangan mereka, selama mereka masih ada bersama kita. Suatu saat nanti, saat suara mereka sdh tdk lagi terdengar, kita pasti akan KANGEN & merasa KEHILANGAN .
Ingat, nanti kita juga akan menjadi tua, renta, keriput & cerewet spti ortu kita. Semoga kita bisa memahaminya.
“Love your parents and treat them with loving care for you will only know their value when you see their empty chair”
Sumber : unknown
Jika Anda merasa terganggu dgn ayah /ibu / kakek / nenek Anda yg sdh berusia lanjut, karena mereka cerewet, suka ngomel, banyak bicara dll. Baca artikel ini hingga selesai.
Tahukah Anda bahwa sebenarnya dgn cerewet, suka cerita, ngomel, dll, ini sebenarnya bentuk verbal catharsis, yaitu orangtua mengeluarkan unek2nya sehingga setelah melakukannya hatinya akan menjadi lega & nyaman.
Selama orangtua msh mau bicara, mengeluarkan pikiran & terutama perasaannya dlm bentuk verbal, ini tentu sgt bagus, daripada mereka hanya diam saja. Semakin mereka diam, tdk ada komunikasi, maka akan semakin tdk baik bagi diri mereka.
Sbg anak / cucu kita perlu bijak memahami kondisi & situasi orangtua kita. Seorang ahli hipnoterapis pernah berkata, "Walau saya bisa hipnoterapi, saya tdk akan mensugesti ibu saya agar tenang & tidak cerewet lagi. Memang Ibu saya ini cewewetnya minta ampun. Namun, justru inilah yg membuat Beliau bisa selalu sehat & panjang umur. Saat ini Beliau berusia 92 tahun."
Saat kita kecil, kita ini cerewetnya minta ampun loh, bicara hal2 yg tdk penting, suka meng-ulang2 apa yg sudah dikatakan atau ditanyakan. Namun, karena saat itu kita msh kecil, msh baru belajar bicara, cerewetnya dianggap lucu & menyenangkan. Saat seseorang menjadi tua, suka atau tdk suka ia akan kembali spti anak kecil. Namun, karena skrg tubuhnya sdh tua, renta, & keriput, cerewetnya tdk lagi lucu & menggemaskan, malah terkesan menjengkelkan.
Sayangilah orangtua apa adanya, dgn segala keluguan & kekurangan mereka, selama mereka masih ada bersama kita. Suatu saat nanti, saat suara mereka sdh tdk lagi terdengar, kita pasti akan KANGEN & merasa KEHILANGAN .
Ingat, nanti kita juga akan menjadi tua, renta, keriput & cerewet spti ortu kita. Semoga kita bisa memahaminya.
“Love your parents and treat them with loving care for you will only know their value when you see their empty chair”
Sumber : unknown
-Waspada Terhadap Konsep-
Sekarang kita sedang melihat kopi, "Wah, kalau sehari tidak minum kopi, tidak bisa sehat rasanya." Maka kita mengatakan kopi itu membawa kemelekatan, ketagihan. Tetapi, sesungguhnya tidak demikian, kopi itu tidak membawa kemelekatan, pikiran kitalah yang melekat pada kopi, karena kita menikmati kopi terus-menerus.
Mereka yang hanya minum kopi sebulan sekali tidak akan melekat pada kopi itu sedemikian kuat. Tidak ada kemelekatan dalam diri mereka yang minum kopi sekali-sekali saja. Kemelekatan itu muncul dari kenikmatan yang diulang-ulang, berkali-kali, tanpa kewaspadaan, tanpa kebijaksanaan. Kopi tidak pernah menarik-narik orang. Kopi adalah benda mati.
Emas, intan, uang, tidak pernah menarik-narik orang, itu benda mati, tetapi, konsep atau pandangan salah yang menunggangi kenikmatan itulah yang membuat kemelekatan.
Ada seorang yang miskin sekali, anaknya menangis minta dibelikan balon. Ibunya mengatakan "Kita ini tidak punya apa-apa, untuk makan saja sulit", tetapi karena cinta kepada anaknya yang semata wayang, penjual balon itu diundang dan ibu itu berkata "Anak saya ini ingin balon, tetapi saya tidak punya uang, apakah anda mau menerima bokor ini untuk ditukar dengan satu balon saja?" Penjual balon itu tidak tertarik, bokor sudah penyok seperti ini, kecil, kotor, hitam. Lalu bokor itu dikorek-korek, ternyata bokor itu terbuat dari emas. Penjual itu tertarik, tetapi dia jual mahal. Penjual balon itu mencemooh "Bokor seperti ini, kecil, penyok-penyok, untuk membeli balon satu pun tidak cukup." Padahal dia tahu kalau bokor itu terbuat dari emas.
Setelah penjual balon itu lewat, penjual balon kedua datang ke rumah si ibu miskin. Dia lalu diundang oleh ibu itu dan ditawari bokor itu juga. Penjual balon kedua tahu juga kalau bokor itu emas, lalu dia mengatakan "Ibu, bokor ini terbuat dari emas, mahal sekali harganya. Hidup ibu bisa baik kalau bokor ini dijual, tidak miskin seperti ini. Ini balonnya saya beri saja, tidak perlu membeli." Ibu itu sangat berterimakasih kepada penjual balon yang kedua.
Cerita belum selesai.
Karena sebetulnya ingin sekali memiliki bokor itu, penjual balon yang pertama tadi kembali menemui ibu itu lagi, tetapi penjual balon kedua sudah berlalu.
Dia berkata "Ya sudahlah, bokormu saya tukar dengan satu balon, biarpun tidak cukup harganya." Tetapi, ibu itu sekarang sudah tahu bahwa bokornya terbuat dari emas.
Mengapa pada awalnya penjual balon pertama tidak tertarik? Karena tidak ada konsep bahwa benda itu berharga. Tetapi, setelah dikorek-korek, kemudian tahu bahwa bokor itu terbuat dari emas, dan dia pernah tahu bahwa emas itu mahal. Mahal itulah konsep atau pandangan. Dia tahu betapa senangnya kalau punya emas. Kesenangan yang ditunggangi oleh konsep, tidak ada kebijaksanaan, tidak ada pengendalian diri, maka timbullah niat jahat untuk menipu ibu miskin itu.
Beberapa waktu lalu ketika ikan arwana masih banyak disukai, harga seekor ikan arwana sangat mahal. Tetapi orang desa yang tidak tahu tentang ikan arwana tidak akan mau beli meskipun murah. Dia pikir "Apakah ikan ini bisa dimakan? Kalau tidak bisa, buat apa dibeli?"
Orang desa itu tidak punya konsep apa-apa terhadap ikan arwana, tetapi orang kota punya konsep bahwa ikan arwana bisa membuat pemiliknya makmur. Dan makmur itu rasanya enak, lebih makmur lebih enak. Orang kota mempunyai sarana untuk membeli ikan yang mahal itu. Kenikmatan ditunggangi dengan pengertian yang salah, dibantu sarana yang cukup, maka jadilah dia mengeluarkan uang berjuta-juta untuk membeli seekor arwana.
Demikian juga iklan-iklan yang selalu membuat orang terangsang untuk membeli. Iklan-iklan itu menanamkan konsep bahwa barang yang diiklankan itu akan memberikan kenikmatan.
(Sri Pannavaro)
Sekarang kita sedang melihat kopi, "Wah, kalau sehari tidak minum kopi, tidak bisa sehat rasanya." Maka kita mengatakan kopi itu membawa kemelekatan, ketagihan. Tetapi, sesungguhnya tidak demikian, kopi itu tidak membawa kemelekatan, pikiran kitalah yang melekat pada kopi, karena kita menikmati kopi terus-menerus.
Mereka yang hanya minum kopi sebulan sekali tidak akan melekat pada kopi itu sedemikian kuat. Tidak ada kemelekatan dalam diri mereka yang minum kopi sekali-sekali saja. Kemelekatan itu muncul dari kenikmatan yang diulang-ulang, berkali-kali, tanpa kewaspadaan, tanpa kebijaksanaan. Kopi tidak pernah menarik-narik orang. Kopi adalah benda mati.
Emas, intan, uang, tidak pernah menarik-narik orang, itu benda mati, tetapi, konsep atau pandangan salah yang menunggangi kenikmatan itulah yang membuat kemelekatan.
Ada seorang yang miskin sekali, anaknya menangis minta dibelikan balon. Ibunya mengatakan "Kita ini tidak punya apa-apa, untuk makan saja sulit", tetapi karena cinta kepada anaknya yang semata wayang, penjual balon itu diundang dan ibu itu berkata "Anak saya ini ingin balon, tetapi saya tidak punya uang, apakah anda mau menerima bokor ini untuk ditukar dengan satu balon saja?" Penjual balon itu tidak tertarik, bokor sudah penyok seperti ini, kecil, kotor, hitam. Lalu bokor itu dikorek-korek, ternyata bokor itu terbuat dari emas. Penjual itu tertarik, tetapi dia jual mahal. Penjual balon itu mencemooh "Bokor seperti ini, kecil, penyok-penyok, untuk membeli balon satu pun tidak cukup." Padahal dia tahu kalau bokor itu terbuat dari emas.
Setelah penjual balon itu lewat, penjual balon kedua datang ke rumah si ibu miskin. Dia lalu diundang oleh ibu itu dan ditawari bokor itu juga. Penjual balon kedua tahu juga kalau bokor itu emas, lalu dia mengatakan "Ibu, bokor ini terbuat dari emas, mahal sekali harganya. Hidup ibu bisa baik kalau bokor ini dijual, tidak miskin seperti ini. Ini balonnya saya beri saja, tidak perlu membeli." Ibu itu sangat berterimakasih kepada penjual balon yang kedua.
Cerita belum selesai.
Karena sebetulnya ingin sekali memiliki bokor itu, penjual balon yang pertama tadi kembali menemui ibu itu lagi, tetapi penjual balon kedua sudah berlalu.
Dia berkata "Ya sudahlah, bokormu saya tukar dengan satu balon, biarpun tidak cukup harganya." Tetapi, ibu itu sekarang sudah tahu bahwa bokornya terbuat dari emas.
Mengapa pada awalnya penjual balon pertama tidak tertarik? Karena tidak ada konsep bahwa benda itu berharga. Tetapi, setelah dikorek-korek, kemudian tahu bahwa bokor itu terbuat dari emas, dan dia pernah tahu bahwa emas itu mahal. Mahal itulah konsep atau pandangan. Dia tahu betapa senangnya kalau punya emas. Kesenangan yang ditunggangi oleh konsep, tidak ada kebijaksanaan, tidak ada pengendalian diri, maka timbullah niat jahat untuk menipu ibu miskin itu.
Beberapa waktu lalu ketika ikan arwana masih banyak disukai, harga seekor ikan arwana sangat mahal. Tetapi orang desa yang tidak tahu tentang ikan arwana tidak akan mau beli meskipun murah. Dia pikir "Apakah ikan ini bisa dimakan? Kalau tidak bisa, buat apa dibeli?"
Orang desa itu tidak punya konsep apa-apa terhadap ikan arwana, tetapi orang kota punya konsep bahwa ikan arwana bisa membuat pemiliknya makmur. Dan makmur itu rasanya enak, lebih makmur lebih enak. Orang kota mempunyai sarana untuk membeli ikan yang mahal itu. Kenikmatan ditunggangi dengan pengertian yang salah, dibantu sarana yang cukup, maka jadilah dia mengeluarkan uang berjuta-juta untuk membeli seekor arwana.
Demikian juga iklan-iklan yang selalu membuat orang terangsang untuk membeli. Iklan-iklan itu menanamkan konsep bahwa barang yang diiklankan itu akan memberikan kenikmatan.
(Sri Pannavaro)
Ai Piah Cia Eh Yia
Ai Piah Cia Eh Yia
Jika Anda adalah orang Hokkian, mestinya anda tau lagu Ai Piah Cia Eh Yia. Lagu Hokkian yang cukup populer di dunia.
Selain memiliki irama yang bagus, lagu ini juga memiliki arti yang luar biasa, inilah kunci keberhasilan para2 kaum Cina Hokkian perantau dimanapun:
Judul :
爱拼才会赢
Ai pia cia e ya
-Bekerja keras baru dapat berhasil
一时失志 不免怨叹
Chi shisi ci e mian huan dan
-Sekali gagal jangan mengeluh, dan menyalahkan hal2 di sekitar kita
一时落 魄不免胆寒
Chi si lo bie e mian dan han
-Sekali terpuruk jangan bersedih dan cemas
那通失去希望 每日醉茫茫
Na tang sit gi hii bang, mui lit zui bang bang
-Mana boleh kehilangan semangat, Tiap hari mabuk-mabukan
无魂有体亲像稻草人
Mbo hun wu dei qing qiu tiu jao lang
-Seperti orang-orangan pohon padi di sawah, punya badan tak punya nyawa,
人生可比是海上的波浪
Yin shing ko pi si hai siong e po long
-Kehidupan manusia ibarat ombak di lautan,
有时起有时落
We si gii wu si luo
Kadang naik, kadang turun,
好运歹命
Ho un pai un
(Tak perduli) Nasib baik, (ataupun) nasib buruk,
总吗要照起工来行
Cong ma ciao gi kang lai kia
(pekerjaan) selalu harus dilaksanakan dengan teratur.
三分天注定 七分靠打拼
Sa hun ti cut tia, jit hun ko ba pia
Tiga puluh persen adalah nasib, tujuh puluh persen adalah hasil bekerja keras (juga sebaiknya bekerja cerdas)
爱拼才会赢
Ai pia cia e ya
Bekerja keras (dan bekerja cerdas) baru dapat berhasil.
Source : social media
Jika Anda adalah orang Hokkian, mestinya anda tau lagu Ai Piah Cia Eh Yia. Lagu Hokkian yang cukup populer di dunia.
Selain memiliki irama yang bagus, lagu ini juga memiliki arti yang luar biasa, inilah kunci keberhasilan para2 kaum Cina Hokkian perantau dimanapun:
Judul :
爱拼才会赢
Ai pia cia e ya
-Bekerja keras baru dapat berhasil
一时失志 不免怨叹
Chi shisi ci e mian huan dan
-Sekali gagal jangan mengeluh, dan menyalahkan hal2 di sekitar kita
一时落 魄不免胆寒
Chi si lo bie e mian dan han
-Sekali terpuruk jangan bersedih dan cemas
那通失去希望 每日醉茫茫
Na tang sit gi hii bang, mui lit zui bang bang
-Mana boleh kehilangan semangat, Tiap hari mabuk-mabukan
无魂有体亲像稻草人
Mbo hun wu dei qing qiu tiu jao lang
-Seperti orang-orangan pohon padi di sawah, punya badan tak punya nyawa,
人生可比是海上的波浪
Yin shing ko pi si hai siong e po long
-Kehidupan manusia ibarat ombak di lautan,
有时起有时落
We si gii wu si luo
Kadang naik, kadang turun,
好运歹命
Ho un pai un
(Tak perduli) Nasib baik, (ataupun) nasib buruk,
总吗要照起工来行
Cong ma ciao gi kang lai kia
(pekerjaan) selalu harus dilaksanakan dengan teratur.
三分天注定 七分靠打拼
Sa hun ti cut tia, jit hun ko ba pia
Tiga puluh persen adalah nasib, tujuh puluh persen adalah hasil bekerja keras (juga sebaiknya bekerja cerdas)
爱拼才会赢
Ai pia cia e ya
Bekerja keras (dan bekerja cerdas) baru dapat berhasil.
Source : social media
Cuek...!
Atas nama hukum kamma, seseorang bisa saja menjadi orang yang apatis, cuek, tidak peduli dan masa bodoh dengan orang sekitar. "Biarlah mereka menderita, itu khan sudah kamma mereka! Biarlah mereka berbuat jahat, nanti jera sendiri saat kammanya berbuah! Sampai....... Biarlah mereka para bhikkhu lepas jubah, itu khan sudah kammanya, kammanya memang hanya sampai di situ saja!
Dengan cara yang sama, atas nama pemahaman bahwa diri sendiri adalah pelindung bagi sendiri, seseorang bisa saja menjadi orang yang masa bodoh seperti di atas. "Biarlah mereka menderita, semuanya khan sudah tergantung pada diri sendiri! Biarlah mereka jatuh, untuk apa kita peduli? Bukankah semuanya tergantung pada diri sendiri?! Yang merasakan bahagia dan derita khan diri sendiri. Untuk apa ikut campur?!
Dulu saya pun sempat berpikir demikian. Tetapi, pandangan ini terpukul keras ketika suatu kali membaca pernyataan Sang Buddha yang mengatakan bahwa apabila di dalam komunitas (Sangha) orang-orangnya tidak saling menasehati, tidak saling mengingatkan untuk melakukan hal yang baik, komunitas tersebut tidak ada ubahnya seperti kumpulan domba.... Saya melihat bahwa masyarakat Buddhis yang terdiri dari perumahtangga dan pabbajita, juga merupakan komunitas yang seharusnya anggotanya saling membantu satu sama lain demi kemajuan ke arah yang baik.
Akhirnya terpikir bahwa sekarang saya mengenal ajaran Sang Buddha, menikmati ajaran Sang Buddha, mendapatkan jalan hidup yang bermanfaat, karena Sang Buddha tidak cuek, tidak masa bodoh. Seandainya beliau adalah orang yang cuek bebek, masa bodoh, apatis, tidak peduli dengan makhluk lain, maka tentunya saat ini tidak ada Dhamma, tidak ada Sangha, dan tidak ada saya yang meskipun sedikit tetapi mengenal ajaran Beliau.
Saya pribadi tidak menganjurkan orang-orang untuk selalu mencampuri urusan orang lain, karena mencampuri urusan orang lain yang tidak tepat pada waktunya dan dilakukan dengan cara yang tidak bijak, justru menambah sebuah permasalahan menjadi bertambah runyam. Tetapi, ketidakpedulian terhadap lingkungan sekitar juga bukanlah ajaran Sang Buddha. Membantu apa yang baik, apa yang lebih bermanfaat, tentu merupakan hal yang baik, lebih baik ketimbang yang cuek bebek.
My homage to the Buddha.....!
(by Bhante Santacitto)
Atas nama hukum kamma, seseorang bisa saja menjadi orang yang apatis, cuek, tidak peduli dan masa bodoh dengan orang sekitar. "Biarlah mereka menderita, itu khan sudah kamma mereka! Biarlah mereka berbuat jahat, nanti jera sendiri saat kammanya berbuah! Sampai....... Biarlah mereka para bhikkhu lepas jubah, itu khan sudah kammanya, kammanya memang hanya sampai di situ saja!
Dengan cara yang sama, atas nama pemahaman bahwa diri sendiri adalah pelindung bagi sendiri, seseorang bisa saja menjadi orang yang masa bodoh seperti di atas. "Biarlah mereka menderita, semuanya khan sudah tergantung pada diri sendiri! Biarlah mereka jatuh, untuk apa kita peduli? Bukankah semuanya tergantung pada diri sendiri?! Yang merasakan bahagia dan derita khan diri sendiri. Untuk apa ikut campur?!
Dulu saya pun sempat berpikir demikian. Tetapi, pandangan ini terpukul keras ketika suatu kali membaca pernyataan Sang Buddha yang mengatakan bahwa apabila di dalam komunitas (Sangha) orang-orangnya tidak saling menasehati, tidak saling mengingatkan untuk melakukan hal yang baik, komunitas tersebut tidak ada ubahnya seperti kumpulan domba.... Saya melihat bahwa masyarakat Buddhis yang terdiri dari perumahtangga dan pabbajita, juga merupakan komunitas yang seharusnya anggotanya saling membantu satu sama lain demi kemajuan ke arah yang baik.
Akhirnya terpikir bahwa sekarang saya mengenal ajaran Sang Buddha, menikmati ajaran Sang Buddha, mendapatkan jalan hidup yang bermanfaat, karena Sang Buddha tidak cuek, tidak masa bodoh. Seandainya beliau adalah orang yang cuek bebek, masa bodoh, apatis, tidak peduli dengan makhluk lain, maka tentunya saat ini tidak ada Dhamma, tidak ada Sangha, dan tidak ada saya yang meskipun sedikit tetapi mengenal ajaran Beliau.
Saya pribadi tidak menganjurkan orang-orang untuk selalu mencampuri urusan orang lain, karena mencampuri urusan orang lain yang tidak tepat pada waktunya dan dilakukan dengan cara yang tidak bijak, justru menambah sebuah permasalahan menjadi bertambah runyam. Tetapi, ketidakpedulian terhadap lingkungan sekitar juga bukanlah ajaran Sang Buddha. Membantu apa yang baik, apa yang lebih bermanfaat, tentu merupakan hal yang baik, lebih baik ketimbang yang cuek bebek.
My homage to the Buddha.....!
(by Bhante Santacitto)
"Mari kita berbagi"
Para ahli saraf sering berpesan, "Setiap orang hrs memperhatikan 3 x ½ menit."
Kenapa demikian? 3 x ½ menit adalah sesuatu yg cuma2, tetapi akan banyak mengurangi angka kematian secara tiba2!
Sering kali terjadi seseorang siangnya masih sehat walafiat, tetapi malamnya meninggal. Tdk jarang kita mendengar cerita orang, kemarin saya masih ngobrol dgn dia, kenapa tiba2 dia meninggal? Penyebabnya adalah ketika bangun malam utk ke kamar mandi sering dilakukan secara terlalu cepat. Begitu berdiri, otak kekurangan darah.
Mengapa perlu "3x ½ Menit"?
Karena pola ECG (Electro Cardiogram) seseorang normal pada siang hari, tetapi bangun tengah malam untuk melaksanakan hajat tiba2 gambar ECG itu dpt beda. Karena dgn tiba2 bangun, otak akan menjadi anaemic, dan mengalami gagal jantung karena kekurangan darah. Dianjurkan oleh para ahli utk menjalankan "3 kali ½ menit", yakni :
1. Bila terbangun, jgn langsung turun dari tempat tidur, tetapi berbaringlah selama ½ mnt.
2. Duduk di tempat tidur selama ½ mnt.
3. Turunkan kaki dan duduk di tepi ranjang selama ½ menit.
Selewat 3 x ½ menit yg dilakukan tanpa harus membayar sesenpun, otak tdk akan anaemic dan jantung tdk akan mengalami kegagalan, mengurangi kemungkinan jatuh dan meninggal ketika bangun tengah malam.
Pernah setelah membaca tulisan ini, seorang usia lanjut menangis menyesali kenapa tdk mengetahui hal ini jauh2 hari. Dua tahun lalu dia bangun tengah malam utk buang air kecil. Di kamar mandi tiba2 terasa dunia berputar dan jatuh. Akibatnya dia sekarang mengalami kelumpuhan dan tdk bisa meninggalkan tempat tidur, tulang punggungnya mengalami cedera. Kalau saja dia mengetahui hal ini sebelumnya, tentu tdk harus menderita selama ini.
Share ke org2 yg kita kasihi untuk mencegah terjadinya stroke muda."Always Listening Always Understanding" :) mulailah peduli dengan kesehatan, supaya kamu, keluargamu, dan kerabatmu bisa sehat slalu.
Semoga bermanfaat :)
Sumber : unknown
Para ahli saraf sering berpesan, "Setiap orang hrs memperhatikan 3 x ½ menit."
Kenapa demikian? 3 x ½ menit adalah sesuatu yg cuma2, tetapi akan banyak mengurangi angka kematian secara tiba2!
Sering kali terjadi seseorang siangnya masih sehat walafiat, tetapi malamnya meninggal. Tdk jarang kita mendengar cerita orang, kemarin saya masih ngobrol dgn dia, kenapa tiba2 dia meninggal? Penyebabnya adalah ketika bangun malam utk ke kamar mandi sering dilakukan secara terlalu cepat. Begitu berdiri, otak kekurangan darah.
Mengapa perlu "3x ½ Menit"?
Karena pola ECG (Electro Cardiogram) seseorang normal pada siang hari, tetapi bangun tengah malam untuk melaksanakan hajat tiba2 gambar ECG itu dpt beda. Karena dgn tiba2 bangun, otak akan menjadi anaemic, dan mengalami gagal jantung karena kekurangan darah. Dianjurkan oleh para ahli utk menjalankan "3 kali ½ menit", yakni :
1. Bila terbangun, jgn langsung turun dari tempat tidur, tetapi berbaringlah selama ½ mnt.
2. Duduk di tempat tidur selama ½ mnt.
3. Turunkan kaki dan duduk di tepi ranjang selama ½ menit.
Selewat 3 x ½ menit yg dilakukan tanpa harus membayar sesenpun, otak tdk akan anaemic dan jantung tdk akan mengalami kegagalan, mengurangi kemungkinan jatuh dan meninggal ketika bangun tengah malam.
Pernah setelah membaca tulisan ini, seorang usia lanjut menangis menyesali kenapa tdk mengetahui hal ini jauh2 hari. Dua tahun lalu dia bangun tengah malam utk buang air kecil. Di kamar mandi tiba2 terasa dunia berputar dan jatuh. Akibatnya dia sekarang mengalami kelumpuhan dan tdk bisa meninggalkan tempat tidur, tulang punggungnya mengalami cedera. Kalau saja dia mengetahui hal ini sebelumnya, tentu tdk harus menderita selama ini.
Share ke org2 yg kita kasihi untuk mencegah terjadinya stroke muda."Always Listening Always Understanding" :) mulailah peduli dengan kesehatan, supaya kamu, keluargamu, dan kerabatmu bisa sehat slalu.
Semoga bermanfaat :)
Sumber : unknown
ANEH Tapi NYATA
ANEH Tapi NYATA
Penyebutan : Angka 1 sampai 9 dengan huruf bahasa Indonesia ( satu s/d sembilan) mengandung decak kagum.
Jika kita menjumlahkan dua angka yang huruf awalnya sama, maka hasilnya selalu 10.
Angka Berawalan S —►
Satu + Sembilan = 10
Angka yg hurufnya Berawalan D —►
Dua + Delapan = 10
Berawalan T —►
Tiga + Tujuh = 10
Berawalan E —►
Empat + Enam = 10
Bahkan —► Lima + Lima = 10
Kok bisa begitu ya....
😎😜🍼🍼😅😪. ( Ngelmu gotak-gatik-gatuk- matuk).
Sumber : unknown
4 MACAM PENGETAHUAN SEDERHANA
4 MACAM PENGETAHUAN SEDERHANA
1. Tersedak makanan,
2. Salah bantal,
3. Kram kaki,
4. Kaki kesemutan
Ini adalah pengetahuan yang dapat menolong orang dan diri sendiri.
Cara pertolongan sebagai berikut:
1. Cara penanganan jika tersedak makanan --- hanya perlu “mengangkat tangan”.
Di Atlantic City, New Jersey, AS, ada seorang bocah berusia 5 tahun bernama A'Zir Spence yang secara cerdik berhasil menyelamatkan nyawa neneknya, metode yang dipergunakannya sangat sederhana, hanya perlu “mengangkat tangan”. Shirldine Stewart berusia 56 tahun sedang menonton televisi di rumah sambil makan jelly ketika cucunya Spence turun ke bawah untuk menanyakan sesuatu kepadanya.Ketika sang nenek memalingkan muka untuk memandang cucunya, sepotong jelly tersangkut di kerongkongannya. Sang nenek berusaha menolong diri sendiri dengan menekan-nekan bagian perut, namun tidak ada gunanya, Spence lalu bertanya: “Nek! Apakah nenek tersedak?”, namun sang nenek tidak bisa menjawab. “Saya rasa nenek tersedak. Nek! Ayo cepat naikkan tangan nenek!” Nenek Stewart lalu mengangkat tangan di atas kepalanya dan ternyata jelly itu keluar dari kerongkongannya. Spence menyampaikan kalau metode ini dipelajarinya di sekolah. Jadi cara penanganan jika tersedak makanan --- hanya perlu “mengangkat tangan”.
2. Salah bantal
Kadangkala ketika bangun tidur, anda menemukan diri anda salah bantal, yaitu merasa nyeri di leher. Apa yang harus dilakukan ketika salah bantal? Ketika merasa salah bantal, anda hanya perlu mengangkat kaki anda, kemudian tarik ibu jari kaki dan pijat dengan memutar searah atau berlawanan arah jarum jam.
3. Kram kaki
Ketika kram kaki kiri, angkat tangan kanan tinggi-tinggi, ketika kram kaki kanan, angkat tangan kiri tinggi-tinggi, segera akan terasa lebih enak.
4. Kaki kesemutan
Ketika kaki kiri kesemutan, ayun telapak tangan kanan dengan sekuat tenaga, ketika kaki kanan kesemutan, ayun telapak tangan kiri dengan sekuat tenaga...
Jangan simpan saja info ini. Silakan berbagi. Siapa tahu Anda dapat menyelamatkan orang lain.
Semoga bermanfaat
Sumber : unknown
1. Tersedak makanan,
2. Salah bantal,
3. Kram kaki,
4. Kaki kesemutan
Ini adalah pengetahuan yang dapat menolong orang dan diri sendiri.
Cara pertolongan sebagai berikut:
1. Cara penanganan jika tersedak makanan --- hanya perlu “mengangkat tangan”.
Di Atlantic City, New Jersey, AS, ada seorang bocah berusia 5 tahun bernama A'Zir Spence yang secara cerdik berhasil menyelamatkan nyawa neneknya, metode yang dipergunakannya sangat sederhana, hanya perlu “mengangkat tangan”. Shirldine Stewart berusia 56 tahun sedang menonton televisi di rumah sambil makan jelly ketika cucunya Spence turun ke bawah untuk menanyakan sesuatu kepadanya.Ketika sang nenek memalingkan muka untuk memandang cucunya, sepotong jelly tersangkut di kerongkongannya. Sang nenek berusaha menolong diri sendiri dengan menekan-nekan bagian perut, namun tidak ada gunanya, Spence lalu bertanya: “Nek! Apakah nenek tersedak?”, namun sang nenek tidak bisa menjawab. “Saya rasa nenek tersedak. Nek! Ayo cepat naikkan tangan nenek!” Nenek Stewart lalu mengangkat tangan di atas kepalanya dan ternyata jelly itu keluar dari kerongkongannya. Spence menyampaikan kalau metode ini dipelajarinya di sekolah. Jadi cara penanganan jika tersedak makanan --- hanya perlu “mengangkat tangan”.
2. Salah bantal
Kadangkala ketika bangun tidur, anda menemukan diri anda salah bantal, yaitu merasa nyeri di leher. Apa yang harus dilakukan ketika salah bantal? Ketika merasa salah bantal, anda hanya perlu mengangkat kaki anda, kemudian tarik ibu jari kaki dan pijat dengan memutar searah atau berlawanan arah jarum jam.
3. Kram kaki
Ketika kram kaki kiri, angkat tangan kanan tinggi-tinggi, ketika kram kaki kanan, angkat tangan kiri tinggi-tinggi, segera akan terasa lebih enak.
4. Kaki kesemutan
Ketika kaki kiri kesemutan, ayun telapak tangan kanan dengan sekuat tenaga, ketika kaki kanan kesemutan, ayun telapak tangan kiri dengan sekuat tenaga...
Jangan simpan saja info ini. Silakan berbagi. Siapa tahu Anda dapat menyelamatkan orang lain.
Semoga bermanfaat
Sumber : unknown
Saturday, April 30, 2016
Minum Air Hangat Setiap Bangun Tidur, Semua Penyakit Hilang! Begini Caranya,
Silakan Share!!
Setiap kali mencerna makanan/minuman yang suhunya berbeda dari temperatur tubuh kita (yang normalnya 37 derajat celcius) maka badan otomatis akan bekerja lebih keras. Air hangat membantu melancarkan kinerja tubuh dan terasa menyegarkan terutama pengidap masalah pencernaan.
Di Jepang sudah turun temurun kebiasaan minum air hangat begitu bangun tidur. Terbukti asosiasi medis Jepang memakai terapi air hangat untuk menangani berbagai penyakit kronis. Berhasil menanggulangi penyakit: sakit kepala, gangguan jantung, badan pegal linu, epilepsi, arthritis, obesitas/kegemukan, bronkitis, TBC, meningitis, asma, infeksi saluran kencing, sakit ginjal, diare, konstipasi (BAB), diabetes, penyakit mata, kanker, gangguan menstruasi, dan THT.
Metode terapi pengobatan:
Begitu bangun tidur, minumlah empat gelas air hangat, sebelum melakukan apa-apa.
Sikat gigi dan bersihkan mulut, tapi jangan makan-minum hingga 45 menit kemudian.
15 menit setelah makan-minum (sarapan) secukupnya, jangan makan-minum apapun selama 2 jam berikutnya.
Perhatikan daftar di bawah ini yang menunjukkan jumlah hari dalam penanganan terapi air hangat ini, yang terbukti menekan dampak penyakit secara signifikan:
Konstipasi (susah BAB): 10 hari.
Lambung/pencernaan: 10 hari.
Darah tinggi: 30 hari.
Diabetes (gula darah): 30 hari.
Tuberculosis: 90 hari.
Kanker: 180 hari (6 bulan).
Patut diketahui bahwa serangan jantung tidak selalu dirasakan melalui tangan kiri, waspadai sakit di daerah rahang. Seringnya berkeringat juga merupakan pertanda gangguan jantung dari penderita penyakit jantung yang menyerang saat tidur dan tidak bisa bangun. Harap berhati-hati jika tiba-tiba ada rasa nyeri di bagian rahang.
Semakin banyak kita tahu, semakin besar kemungkinan menghindari penyakit, insyaallah. Seorang kardiologi mengatakan setiap orang yang membaca pesan ini lalu membagikannya/memberitahu orang lain yang mereka kenal (keluarga/teman) maka insyaallah setidaknya kita akan dapat setidaknya menyelamatkan 1 nyawa.
Jangan abaikan pesan ini, share kepada orang-orang yang anda kenal. Bisa jadi anda dijadikan perantara oleh Yang Maha Kuasa akan kesembuhan mereka atau mencegah dari berbagai penyakit kronis. Satu klik share bisa begitu berdampak positif karena menyebar!
Sumber : unknown
Silakan Share!!
Setiap kali mencerna makanan/minuman yang suhunya berbeda dari temperatur tubuh kita (yang normalnya 37 derajat celcius) maka badan otomatis akan bekerja lebih keras. Air hangat membantu melancarkan kinerja tubuh dan terasa menyegarkan terutama pengidap masalah pencernaan.
Di Jepang sudah turun temurun kebiasaan minum air hangat begitu bangun tidur. Terbukti asosiasi medis Jepang memakai terapi air hangat untuk menangani berbagai penyakit kronis. Berhasil menanggulangi penyakit: sakit kepala, gangguan jantung, badan pegal linu, epilepsi, arthritis, obesitas/kegemukan, bronkitis, TBC, meningitis, asma, infeksi saluran kencing, sakit ginjal, diare, konstipasi (BAB), diabetes, penyakit mata, kanker, gangguan menstruasi, dan THT.
Metode terapi pengobatan:
Begitu bangun tidur, minumlah empat gelas air hangat, sebelum melakukan apa-apa.
Sikat gigi dan bersihkan mulut, tapi jangan makan-minum hingga 45 menit kemudian.
15 menit setelah makan-minum (sarapan) secukupnya, jangan makan-minum apapun selama 2 jam berikutnya.
Perhatikan daftar di bawah ini yang menunjukkan jumlah hari dalam penanganan terapi air hangat ini, yang terbukti menekan dampak penyakit secara signifikan:
Konstipasi (susah BAB): 10 hari.
Lambung/pencernaan: 10 hari.
Darah tinggi: 30 hari.
Diabetes (gula darah): 30 hari.
Tuberculosis: 90 hari.
Kanker: 180 hari (6 bulan).
Patut diketahui bahwa serangan jantung tidak selalu dirasakan melalui tangan kiri, waspadai sakit di daerah rahang. Seringnya berkeringat juga merupakan pertanda gangguan jantung dari penderita penyakit jantung yang menyerang saat tidur dan tidak bisa bangun. Harap berhati-hati jika tiba-tiba ada rasa nyeri di bagian rahang.
Semakin banyak kita tahu, semakin besar kemungkinan menghindari penyakit, insyaallah. Seorang kardiologi mengatakan setiap orang yang membaca pesan ini lalu membagikannya/memberitahu orang lain yang mereka kenal (keluarga/teman) maka insyaallah setidaknya kita akan dapat setidaknya menyelamatkan 1 nyawa.
Jangan abaikan pesan ini, share kepada orang-orang yang anda kenal. Bisa jadi anda dijadikan perantara oleh Yang Maha Kuasa akan kesembuhan mereka atau mencegah dari berbagai penyakit kronis. Satu klik share bisa begitu berdampak positif karena menyebar!
Sumber : unknown
Asal Mula Cheng Beng (Sembahyang Kubur)
Diceritakan pada zaman Dinasti Ming ada seorang anak yg bernama Cu Guan Ciong (Zhu Yuan Zhang, pendiri Dinasti Ming) yg berasal dari sebuah keluarga yg sangat miskin. Dalam membesarkan & mendidik Cu Guan Ciong, orang tuanya meminta bantuan kepada sebuah vihara
Semakin dewasa, karma Cu Guan Ciong semakin baik sehingga ketika dewasa, Beliau berhasil menjadi seorg Kaisar
Setelah menjadi Kaisar, Cu Guan Ciong kembali ke desa utk menjumpai orang tua nya Sesampainya di desa ternyata org tua nya telah meninggal dunia & tidak diketahui keberadaan makam nya
Kemudian, untuk mengetahui keberadaan & menghormati makam orang tua nya, sebagai seorang Kaisar, Cu Guan Ciong memberi titah kpd seluruh rakyatnya utk melakukan ziarah & membersihkan makam leluhur mereka masing 2x pada hari yg telah ditentukan (5 April)
Selain itu, diperintahkan juga utk memberikan tanda kertas kuning di atas makam2 yg telah dibersihkan.
Tai Zu
Setelah semua rakyat selesai berizarah, Kaisar memeriksa makam2 yg ada di desa & menemukan makam2 yg belum dibersihkan serta tdk diberi tanda
Kemudian Kaisar menziarahi makam2 tsb dgn berasumsi bhw di antara makam2 tsb pastilah <ada> merupakan makam orang tua nya, sanak Keluarga & leluhurnya.
Hal ini kemudian dijadikan tradisi utk setiap tahunnya
>TIDAK ADA ke-2 Org Tua Kita TIDAK ada kita sekarang Ini.

Bakti kpd org tua adalah dasar dari segala kebajikan. Yg paling utama adalah bakti saat org tua masih hidup yaitu dg berusaha membalas jerih payah mereka yg telah membesarkan kita. Saat org tua telah meninggal dunia, kita mengenang & mengingat kembali budi kebajikan mereka & dg sekuat tenaga membalasnya
Semoga kita selalu menjadi anak yg berbhakti, terutama sekali pd waktu mereka masih hidup
Selalulah berikan yg terbaik. Jangan memasukkan mereka ke panti jompo. Itu durhaka
Bahagiakanlah Selalu & Berbaktilah Anda kepada kedua Orang Tua Anda ketika Mereka masih ada... ...
Sumber : unknown
Diceritakan pada zaman Dinasti Ming ada seorang anak yg bernama Cu Guan Ciong (Zhu Yuan Zhang, pendiri Dinasti Ming) yg berasal dari sebuah keluarga yg sangat miskin. Dalam membesarkan & mendidik Cu Guan Ciong, orang tuanya meminta bantuan kepada sebuah vihara
Semakin dewasa, karma Cu Guan Ciong semakin baik sehingga ketika dewasa, Beliau berhasil menjadi seorg Kaisar
Setelah menjadi Kaisar, Cu Guan Ciong kembali ke desa utk menjumpai orang tua nya Sesampainya di desa ternyata org tua nya telah meninggal dunia & tidak diketahui keberadaan makam nya
Kemudian, untuk mengetahui keberadaan & menghormati makam orang tua nya, sebagai seorang Kaisar, Cu Guan Ciong memberi titah kpd seluruh rakyatnya utk melakukan ziarah & membersihkan makam leluhur mereka masing 2x pada hari yg telah ditentukan (5 April)
Selain itu, diperintahkan juga utk memberikan tanda kertas kuning di atas makam2 yg telah dibersihkan.
Tai Zu
Setelah semua rakyat selesai berizarah, Kaisar memeriksa makam2 yg ada di desa & menemukan makam2 yg belum dibersihkan serta tdk diberi tanda
Kemudian Kaisar menziarahi makam2 tsb dgn berasumsi bhw di antara makam2 tsb pastilah <ada> merupakan makam orang tua nya, sanak Keluarga & leluhurnya.
Hal ini kemudian dijadikan tradisi utk setiap tahunnya
>TIDAK ADA ke-2 Org Tua Kita TIDAK ada kita sekarang Ini.

Bakti kpd org tua adalah dasar dari segala kebajikan. Yg paling utama adalah bakti saat org tua masih hidup yaitu dg berusaha membalas jerih payah mereka yg telah membesarkan kita. Saat org tua telah meninggal dunia, kita mengenang & mengingat kembali budi kebajikan mereka & dg sekuat tenaga membalasnya
Semoga kita selalu menjadi anak yg berbhakti, terutama sekali pd waktu mereka masih hidup
Selalulah berikan yg terbaik. Jangan memasukkan mereka ke panti jompo. Itu durhaka
Bahagiakanlah Selalu & Berbaktilah Anda kepada kedua Orang Tua Anda ketika Mereka masih ada... ...
Sumber : unknown
Kebahagiaan
Orang kadang bertanya, "Apa yang harus kuperbuat untuk berbahagia?"
Bodoh, anda tidak perlu melakukan apa pun untuk bahagia. Anda tahu mengapa?
Karena anda sudah memilikinya. Anda sudah mendapatkannya sekarang ini. Namun anda menutupinya dengan kebodohan anda. Anda menghalanginya.
Berhenti menghalanginya dan anda akan memilikinya.
Jika saya dapat menunjukkan kepada anda bagaimana melepaskan diri dari konflik anda, kegelisahan anda, ketegangan anda, tekanan anda, kekosongan anda, kesepian anda, keutusasaan anda, depresi anda, sakit hati anda; ----- jika anda dapat melepaskan diri dari semuanya itu, apa yang tersisa pada diri anda? Kebahagiaan murni semata, itu yang akan anda miliki.
Orang2 Tiongkok mengatakannya dengan sangat indah:
Ketika mata tidak terganggu, kata mereka, hasilnya adalah penglihatan. Jangan lakukan apa pun untuk mendapatkan penglihatan. Ketika mata tidak terganggu, hasilnya adalah penglihatan.
Ketika telinga tidak terganggu, hasilnya adalah pendengaran.
Ketika mulut tidak terganggu, hasilnya adalah cita rasa.
Ketika pikiran tidak terganggu, hasilnya adalah kebenaran.
Dan ketika hati tidak terganggu, hasilnya adalah kegembiraan dan cinta.
Anda sudah mendapatkan semuanya, tetapi terganggu.
Lepaskanlah gangguan itu!
Sumber: "Rediscovering Life" - Anthony De Mello
Orang kadang bertanya, "Apa yang harus kuperbuat untuk berbahagia?"
Bodoh, anda tidak perlu melakukan apa pun untuk bahagia. Anda tahu mengapa?
Karena anda sudah memilikinya. Anda sudah mendapatkannya sekarang ini. Namun anda menutupinya dengan kebodohan anda. Anda menghalanginya.
Berhenti menghalanginya dan anda akan memilikinya.
Jika saya dapat menunjukkan kepada anda bagaimana melepaskan diri dari konflik anda, kegelisahan anda, ketegangan anda, tekanan anda, kekosongan anda, kesepian anda, keutusasaan anda, depresi anda, sakit hati anda; ----- jika anda dapat melepaskan diri dari semuanya itu, apa yang tersisa pada diri anda? Kebahagiaan murni semata, itu yang akan anda miliki.
Orang2 Tiongkok mengatakannya dengan sangat indah:
Ketika mata tidak terganggu, kata mereka, hasilnya adalah penglihatan. Jangan lakukan apa pun untuk mendapatkan penglihatan. Ketika mata tidak terganggu, hasilnya adalah penglihatan.
Ketika telinga tidak terganggu, hasilnya adalah pendengaran.
Ketika mulut tidak terganggu, hasilnya adalah cita rasa.
Ketika pikiran tidak terganggu, hasilnya adalah kebenaran.
Dan ketika hati tidak terganggu, hasilnya adalah kegembiraan dan cinta.
Anda sudah mendapatkan semuanya, tetapi terganggu.
Lepaskanlah gangguan itu!
Sumber: "Rediscovering Life" - Anthony De Mello
" Team = Keluarga "
Aku hanyalah seorang individu yang pada kenyataannya tidak mampu hidup hanya sendiri..ibarat sebuah titik pasir di tepi lautan..hanya setitik..tak akan terlihat..tak akan tersebut...
Aku akan menjadi kita bila ada kamu..dia, engkau dan semua orang...tanpa kita sadari kita tak bisa hidup sendiri..kita adalah makhluk sosial...
Aku akan bisa..aku akan menjadi kuat karena kalian semua..itulah sebuah TEAM..saling mendukung..gotong royong..bagaikan semut yg selalu bergerombol..saling support dalam mencapai hal yg mereka inginkan...
Tiada rasa dengki...tiadak rasa kecewa..tidak ada keinginan untuk saling menjatuhkan..itulah sebuah TEAM yang sesungguhnya..yg tercipta adalah aku..kamu dan kita..harus bisa bersatu..bergandengan tangan layaknya sebuah Keluarga..tercipta karena keharmonisan..tercipta karena saling percaya dan saling memilikki antara satu dengan yang lainnya....
Source : share dari Ardy Wong - facebook : Buddhist Friendship Community
Aku hanyalah seorang individu yang pada kenyataannya tidak mampu hidup hanya sendiri..ibarat sebuah titik pasir di tepi lautan..hanya setitik..tak akan terlihat..tak akan tersebut...
Aku akan menjadi kita bila ada kamu..dia, engkau dan semua orang...tanpa kita sadari kita tak bisa hidup sendiri..kita adalah makhluk sosial...
Aku akan bisa..aku akan menjadi kuat karena kalian semua..itulah sebuah TEAM..saling mendukung..gotong royong..bagaikan semut yg selalu bergerombol..saling support dalam mencapai hal yg mereka inginkan...
Tiada rasa dengki...tiadak rasa kecewa..tidak ada keinginan untuk saling menjatuhkan..itulah sebuah TEAM yang sesungguhnya..yg tercipta adalah aku..kamu dan kita..harus bisa bersatu..bergandengan tangan layaknya sebuah Keluarga..tercipta karena keharmonisan..tercipta karena saling percaya dan saling memilikki antara satu dengan yang lainnya....
Source : share dari Ardy Wong - facebook : Buddhist Friendship Community
REBUT TAHTA KUIL BA TA WIE (BAGIAN 1)
cerita silat terbaru :
Buat yg sdh lama ga baca Kho Ping Ho.....ini serial barunya :
REBUT TAHTA KUIL BA TA WIE (BAGIAN 1)
"Ciaaaaattt!"
Teriakan keras seorang pendekar dalam pibu (duel) mengakhiri perjuangan lawannya yang jatuh terkapar sambil muntah darah. Di panggung, tampak seorang pendekar muda menjura kepada para penonton.
"Kamsia..kamsia...pinto hanyalah sekedar menjalankan tugas dari guru pinto. ", jawab sang pendekar yang kemudian melompat turun.
Siapakah pendekar muda itu? Dalam dunia kang-ouw, ia dikenal dengan nama Xie A Hok, pendekar muda yang datang dari pulau seberang. Dia telah menggegerkan dunia kang-ouw karena aksi nekatnya mengikuti pemilihan Pangcu (Ketua) dari perguruan nomer satu saat ini, BA TA WIE.
Xie A Hok melihat lawan tandingnya yang masih terkapar dengan mata berputar tidak karuan. Lawannya itulah yang bernama Day Eng Ah Zis, ketua pendekar hitam dari daerah KAY LIE ZO DHO.
"Rasain lu!", teriak Xie A Hok sambil mengacungkan jari tengahnya. Day Eng hanya meringis lemas.
Di panggung, seorang kasim membersihkan panggung laga pibu untuk pertandingan selanjutnya.
*****
Sudah dua tahun berjalan sejak pangcu terakhir BA TA WIE, pendekar Cho Kho Wie, memutuskan mengundurkan diri demi menerima jabatan sebagai Raja Muda di Kotaraja. Sebuah keputusan yang disesalkan para sesepuh perguruan, namun demikianlah kehendak Thian (Tuhan) yang wajib berlaku di semesta alam.
Setelah melakukan pertemuan di Gunung Wudang, para sesepuh pun bersepakat menyelenggarakan duel pibu untuk mencari pangcu baru. Pibu yang menggegerkan seluruh dunia kangow. Siapa yang tidak menginginkan jabatan pangcu dari perguruan silat nomer satu seperti BA TA WIE?
Tiga orang siucai besar pun tertantang membuktikan kemampuannya. Diantaranya pendekar Ah Day Sa, Yus Cheng Hoo, dan siucai ahli gambar Roy Su Yo.
Pendekar Ah Lung, yang konon ludahnya saja bisa berubah menjadi angpao, dari kuil Tenabang juga tampak bersemangat. Disebelahnya, tampak pendekar muda San Uno yang duduk diam sambil bermeditasi mengumpulkan tenaga chi. Semuanya sudah duduk menantikan gilirannya masing-masing.
Tiba-tiba...
Satu sosok tubuh berkelebat melayang turun ke tengah gelanggang tanpa menimbulkan suara. Sungguh sebuah demonstrasi ilmu ginkang yang luar biasa!
"Pinto yang bodoh ini mohon petunjuk dari para sesepuh!", kata orang tersebut sambil menjura hormat.
Di panggung, tampak sosok muda gagah membawa kecapi di pundaknya. Ya, dia lah Mat Dah Nie, pendekar berjuluk "Dewa 1000 Cinta", yang terkenal dengan jurus sakti "Munajat Cinta" dan ilmu maut "Separuh Nafas".
Para hadirin menahan nafas, termasuk Ah Lung yang sekejap langsung mengelap ingus dari hidungnya.
Sumber : unknown
Buat yg sdh lama ga baca Kho Ping Ho.....ini serial barunya :
REBUT TAHTA KUIL BA TA WIE (BAGIAN 1)
"Ciaaaaattt!"
Teriakan keras seorang pendekar dalam pibu (duel) mengakhiri perjuangan lawannya yang jatuh terkapar sambil muntah darah. Di panggung, tampak seorang pendekar muda menjura kepada para penonton.
"Kamsia..kamsia...pinto hanyalah sekedar menjalankan tugas dari guru pinto. ", jawab sang pendekar yang kemudian melompat turun.
Siapakah pendekar muda itu? Dalam dunia kang-ouw, ia dikenal dengan nama Xie A Hok, pendekar muda yang datang dari pulau seberang. Dia telah menggegerkan dunia kang-ouw karena aksi nekatnya mengikuti pemilihan Pangcu (Ketua) dari perguruan nomer satu saat ini, BA TA WIE.
Xie A Hok melihat lawan tandingnya yang masih terkapar dengan mata berputar tidak karuan. Lawannya itulah yang bernama Day Eng Ah Zis, ketua pendekar hitam dari daerah KAY LIE ZO DHO.
"Rasain lu!", teriak Xie A Hok sambil mengacungkan jari tengahnya. Day Eng hanya meringis lemas.
Di panggung, seorang kasim membersihkan panggung laga pibu untuk pertandingan selanjutnya.
*****
Sudah dua tahun berjalan sejak pangcu terakhir BA TA WIE, pendekar Cho Kho Wie, memutuskan mengundurkan diri demi menerima jabatan sebagai Raja Muda di Kotaraja. Sebuah keputusan yang disesalkan para sesepuh perguruan, namun demikianlah kehendak Thian (Tuhan) yang wajib berlaku di semesta alam.
Setelah melakukan pertemuan di Gunung Wudang, para sesepuh pun bersepakat menyelenggarakan duel pibu untuk mencari pangcu baru. Pibu yang menggegerkan seluruh dunia kangow. Siapa yang tidak menginginkan jabatan pangcu dari perguruan silat nomer satu seperti BA TA WIE?
Tiga orang siucai besar pun tertantang membuktikan kemampuannya. Diantaranya pendekar Ah Day Sa, Yus Cheng Hoo, dan siucai ahli gambar Roy Su Yo.
Pendekar Ah Lung, yang konon ludahnya saja bisa berubah menjadi angpao, dari kuil Tenabang juga tampak bersemangat. Disebelahnya, tampak pendekar muda San Uno yang duduk diam sambil bermeditasi mengumpulkan tenaga chi. Semuanya sudah duduk menantikan gilirannya masing-masing.
Tiba-tiba...
Satu sosok tubuh berkelebat melayang turun ke tengah gelanggang tanpa menimbulkan suara. Sungguh sebuah demonstrasi ilmu ginkang yang luar biasa!
"Pinto yang bodoh ini mohon petunjuk dari para sesepuh!", kata orang tersebut sambil menjura hormat.
Di panggung, tampak sosok muda gagah membawa kecapi di pundaknya. Ya, dia lah Mat Dah Nie, pendekar berjuluk "Dewa 1000 Cinta", yang terkenal dengan jurus sakti "Munajat Cinta" dan ilmu maut "Separuh Nafas".
Para hadirin menahan nafas, termasuk Ah Lung yang sekejap langsung mengelap ingus dari hidungnya.
Sumber : unknown
Friday, April 29, 2016
4 tipe Manusia.
1. Huang Ti Sen, Huang Ti Gu ( Badan raja, tulangnya juga tulang raja). Golongan ini utk, org kaya & jiwanya juga kaya & bisa menggunakan kekayaannya utk dinikmati, juga mau berbuat Amal / Kebajikan .
2. Huang Ti Sen, Ji Kai Gu ( Badan raja, tapi tulang pengemis ). Golongan ini menggambarkan, org kaya tapi gak bisa menikmati uangnya. Kerjanya sibuk terus menerus utk mencari uang. Jgn kan utk berbuat kebajikan, setiap tindakannya saja dihitung untung-rugi nya. Memiliki mobil bagus cuma bisa di-elus2 saja, malah banyak supir atau pegawainya yg pakai... Dunianya cuma toko atau tempat kerjanya. Tahu2 sdh tua... ( Banyak nih yg model gini disekeliling kita ).
3. Ji Kai Sen, Huang Ti Gu ( Badan pengemis, tapi tulang raja ). Golongan ini menggambarkan, org2 yg secara materi biasa2 saja, tapi bisa menikmati hidupnya. Walaupun hidupnya pas2an, tapi bermental kelimpahan & berjiwa sosial.
4 Ji Kai Sen, Ji Kai Gu ( Badan pengemis, tulang juga pengemis ). Golongan ini paling parah, sdh miskin bermental pengemis... sdh gak punya duit, mentalnya minta dikasihani terus, istilah kerennya bermental "poor me" atau kasihanilah saya.
Dlm menjalani kehidupan ini,jika kita benar2 menjalankan ajaran kebajikan dgn benar, maka tdk mungkin bisa sampai terpuruk.
Yg mesti diingat bhw, "Tidak punya uang itu hanya bersifat sementara, tapi kalau merasa Miskin itu Mental yg akan terus menempel dlm Pikiran & Perbuatan.
--------------------------------
BELAJARLAH HIDUP CHIN CHAI.
Orang tua selalu menasehati kita kalau mau hidup banyak sahabat, relasi yang baik, keluarga harmonis, dagangan lancar dan hidup menjadi santai dan enjoy, maka jadilah orang yang "chin chai".
Chin chai artinya tidak terlalu banyak perhitungan plus Easy Going.
Orang yang terlalu perhitungan setiap detik, otaknya dipenuhi dengan angka angka. Jiwanya disesaki oleh dua kata yang paling penting dalam hidupnya yaitu UNTUNG dan RUGI.
Hatinya selalu Cemas dan Gelisah memikirkan bagaimana meraup keuntungan habis habisan dan memblokir semua bentuk kerugian.
Serambut kerugian dipandang serius dan besar bagai Gunung Semeru. Suka Tarik Urat, bersilat lidah, ngotot dan gontok gontokan, hanya untuk masalah sepele.
Orang yang perhitungan tak pernah mau mengalah apa lagi memberi dan berkorban. Sikap perhitungan membuat hidup tegang, kuatir, capek dan menderita.
Belajarlah menjadi "chin chai".
Orang 'chin chai' selalu mengalah dan memberi, toleransi dan pengertian, gampang bekerja sama, mudah diajak berunding, sehingga punya banyak sahabat.
Rejekinya lancar, hidupnya tenang, ceria dan tidak banyak "Gejolak". Dia dan keluarganya hidup lebih sehat, harmonis, bahagia dan enjoy.
Memang benar nasihat orang tua,
"CHIN CHAI" adalah Kunci Hidup Sukses dan bahagia.
Sumber : copas
1. Huang Ti Sen, Huang Ti Gu ( Badan raja, tulangnya juga tulang raja). Golongan ini utk, org kaya & jiwanya juga kaya & bisa menggunakan kekayaannya utk dinikmati, juga mau berbuat Amal / Kebajikan .
2. Huang Ti Sen, Ji Kai Gu ( Badan raja, tapi tulang pengemis ). Golongan ini menggambarkan, org kaya tapi gak bisa menikmati uangnya. Kerjanya sibuk terus menerus utk mencari uang. Jgn kan utk berbuat kebajikan, setiap tindakannya saja dihitung untung-rugi nya. Memiliki mobil bagus cuma bisa di-elus2 saja, malah banyak supir atau pegawainya yg pakai... Dunianya cuma toko atau tempat kerjanya. Tahu2 sdh tua... ( Banyak nih yg model gini disekeliling kita ).
3. Ji Kai Sen, Huang Ti Gu ( Badan pengemis, tapi tulang raja ). Golongan ini menggambarkan, org2 yg secara materi biasa2 saja, tapi bisa menikmati hidupnya. Walaupun hidupnya pas2an, tapi bermental kelimpahan & berjiwa sosial.
4 Ji Kai Sen, Ji Kai Gu ( Badan pengemis, tulang juga pengemis ). Golongan ini paling parah, sdh miskin bermental pengemis... sdh gak punya duit, mentalnya minta dikasihani terus, istilah kerennya bermental "poor me" atau kasihanilah saya.
Dlm menjalani kehidupan ini,jika kita benar2 menjalankan ajaran kebajikan dgn benar, maka tdk mungkin bisa sampai terpuruk.
Yg mesti diingat bhw, "Tidak punya uang itu hanya bersifat sementara, tapi kalau merasa Miskin itu Mental yg akan terus menempel dlm Pikiran & Perbuatan.
--------------------------------
BELAJARLAH HIDUP CHIN CHAI.
Orang tua selalu menasehati kita kalau mau hidup banyak sahabat, relasi yang baik, keluarga harmonis, dagangan lancar dan hidup menjadi santai dan enjoy, maka jadilah orang yang "chin chai".
Chin chai artinya tidak terlalu banyak perhitungan plus Easy Going.
Orang yang terlalu perhitungan setiap detik, otaknya dipenuhi dengan angka angka. Jiwanya disesaki oleh dua kata yang paling penting dalam hidupnya yaitu UNTUNG dan RUGI.
Hatinya selalu Cemas dan Gelisah memikirkan bagaimana meraup keuntungan habis habisan dan memblokir semua bentuk kerugian.
Serambut kerugian dipandang serius dan besar bagai Gunung Semeru. Suka Tarik Urat, bersilat lidah, ngotot dan gontok gontokan, hanya untuk masalah sepele.
Orang yang perhitungan tak pernah mau mengalah apa lagi memberi dan berkorban. Sikap perhitungan membuat hidup tegang, kuatir, capek dan menderita.
Belajarlah menjadi "chin chai".
Orang 'chin chai' selalu mengalah dan memberi, toleransi dan pengertian, gampang bekerja sama, mudah diajak berunding, sehingga punya banyak sahabat.
Rejekinya lancar, hidupnya tenang, ceria dan tidak banyak "Gejolak". Dia dan keluarganya hidup lebih sehat, harmonis, bahagia dan enjoy.
Memang benar nasihat orang tua,
"CHIN CHAI" adalah Kunci Hidup Sukses dan bahagia.
Sumber : copas
Panama Paper - Versi Kelas PMP
Budi punya celengan ayam di rumah. Tapi maminya Budi selalu cek isi celengan Budi setiap kali Budi memecahkan / membuka celengannya.
Amir juga punya celengan Ayam di rumahnya sendiri tapi gak pernah di cek sama maminya Amir. Maka Budi titip celengan Ayamnya di rumahnya Amir.
Mendengar bahwa Celengan ayam Amir gak pernah di cek sama mamanya Amir. Maka teman2 Amir dan Budi semua titip celengan Ayam di rumah Amir. (Ini offshore investment)
Suatu hari mamanya Amir periksa kamar Amir dan mendapati ada banyak celengan Ayam disana (ini accidental audit) lengkap dengan label nama pemiliknya (inilah Panama Paper). Maka mama Amir mengontak semua Mama-Mama penitip celengan Ayam.
Ternyata Budi menitipkan celengan Ayam disana karena Mama Budi memaksa Budi untuk memberi kolekte dari celengan itu setiap Budi memecahkan celengannya (ini pajak)
Tapi Tigor mengisi celengannya dari hasil memalak teman-temannya (ini money laundering)
Acong mengisi celengannya dari hasil berjualan es lilin di sekolah tanpa ijin ortunya yang menginginkannya fokus pada sekolahnya (ini illegal business)
dll dsb
Inilah penjelasan Panama Paper secara Pelajaran PMP.
Ade Sugeng Wiguno
Sumber : copas
Budi punya celengan ayam di rumah. Tapi maminya Budi selalu cek isi celengan Budi setiap kali Budi memecahkan / membuka celengannya.
Amir juga punya celengan Ayam di rumahnya sendiri tapi gak pernah di cek sama maminya Amir. Maka Budi titip celengan Ayamnya di rumahnya Amir.
Mendengar bahwa Celengan ayam Amir gak pernah di cek sama mamanya Amir. Maka teman2 Amir dan Budi semua titip celengan Ayam di rumah Amir. (Ini offshore investment)
Suatu hari mamanya Amir periksa kamar Amir dan mendapati ada banyak celengan Ayam disana (ini accidental audit) lengkap dengan label nama pemiliknya (inilah Panama Paper). Maka mama Amir mengontak semua Mama-Mama penitip celengan Ayam.
Ternyata Budi menitipkan celengan Ayam disana karena Mama Budi memaksa Budi untuk memberi kolekte dari celengan itu setiap Budi memecahkan celengannya (ini pajak)
Tapi Tigor mengisi celengannya dari hasil memalak teman-temannya (ini money laundering)
Acong mengisi celengannya dari hasil berjualan es lilin di sekolah tanpa ijin ortunya yang menginginkannya fokus pada sekolahnya (ini illegal business)
dll dsb
Inilah penjelasan Panama Paper secara Pelajaran PMP.
Ade Sugeng Wiguno
Sumber : copas
Temen2 ada info bagus nih barusan teman saya papanya emergency hrs dibawa ke RS. Krn butuh ambulance dia coba cek Medistra hrs bayar 3jt.
Kemudian dpt info utk coba telpon ke ambulance Pemprov DKI punya. Ternyata respon dr Pemprov sangat cepat langsung dr RS Tarakan (posisi ambulance yg terdekat) ke Tomang tempat papanya. Petugas medisnya juga sangat helpful dan ramah serta cekatan. Dan yg terpenting adalah semuanya GRATIS! Tanpa pungutan apapun.
Luar biasa Pemprov DKI 👍
Ini no telpnya yg barusan sy dapetin:
Bagi warga DKI yang membutuhkan bisa menghubungi nomor 118 atau 021-65303118, 65302940 dan 44794062. Jangan lupa menyediakan photo copy KTP DKI atau Kartu Keluarga / Surat Domisili dari pengurus RT/RW setempat. (referensi:
Semoga berguna ya.
##$$$$#####
Temen2 ada info bagus nih barusan teman saya papanya emergency hrgs dibawa ke RS. Krn butuh ambulance dia coba cek Medistra hrs bayar 3jt.
Kemudian dpt info utk coba telpon ke ambulance Pemprov DKI punya. Ternyata respon dr Pemprov sangat cepat langsung dr RS Tarakan (posisi ambulance yg terdekat) ke Tomang tempat papanya. Petugas medisnya juga sangat helpful dan ramah serta cekatan. Dan yg terpenting adalah semuanya GRATIS! Tanpa pungutan apapun.
Luar biasa Pemprov DKI 👍
Ini no telpnya yg barusan sy dapetin:
Bagi warga DKI yang membutuhkan bisa menghubungi nomor 118 atau 021-65303118, 65302940 dan 44794062. Jangan lupa menyediakan photo copy KTP DKI atau Kartu Keluarga / Surat Domisili dari pengurus RT/RW setempat. (referensi:
Layanan ambulans gratis.
WARTA KOTA, PALMERAH— Anda membutuhkan layanan ambulans untuk mengangkut warga sakit, akan melahirkan, atau keperluan lainnya di luar mengangkut jenazah, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI menyediakan layanan gratis.
Informasi yang dihimpun Wartakotalive.com dari Dinkes DKI, layanan ambulans gratis itu dikelola oleh Ambulan Gawat Darurat (AGD) Dinkes DKI yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara.
Untuk mendapatkan layanan tersebut, warga bisa menghubungi nomor telepon 24 jam, yaitu 021-65303118, 44794062, dan 118 (bebas pulsa). Salah satu syarat penerima layanan ini adalah ber-KTP DKI Jakarta.
Alamat AGD Dinkes DKI adalah JalanSunter Permai Raya No.1, Jakarta Utara, Fax 021-64715652
Sumber : unknown
Kisah tentang Pangeran Siddharta yang meninggalkan kemewahan istana untuk kemudian menjadi pertapa di hutan sebelum akhirnya menjadi Buddha, terulang kembali dalam dunia modern. Lebih tepatnya terjadi di negeri jiran, Malaysia.
Adalah Ven. Siripanno yang lebih memilih menjadi bhikkhu ketimbang menerima warisan segunung uang dari ayahnya, Ananda Krishnan, orang terkaya ke-2 Asia Tenggara dan terkaya ke-89 dunia asal Malaysia. “Uang tidak bisa membeli kedamaian batin dan kebahagiaan sejati,” ujar Ven. Siripanno.
Ven. Siripanno adalah anak laki-laki satu-satunya Ananda Krishnan dari istri yang berasal dari Thailand. Ia memiliki dua adik perempuan. Sebagai satu-satunya anak laki-laki, Ven. Siripanno seharusnya adalah penerus kerajaan bisnis ayahnya.
Ananda Krishnan adalah pengusaha sukses keturunan Srilanka. Kerajaan bisnisnya diantaranya bergerak di bidang media (Astro), satelit (MEASAT), minyak bumi dan gas (Bumi Armada, Pexco), telekomunikasi (Maxis, Aircel), hingga perusahaan investasi dan properti. Menurut majalah Forbes, kekayaan Ananda Krishnan mencapai 9,6 miliar dollar AS atau sekitar 92,8 triliun rupiah!
Ananda Krishnan lahir dari keluarga Buddhis yang berimigrasi dari Srilanka. Walaupun memiliki kekayaan berlimpah, namun Ananda Krishnan tetap rendah hati. Ia juga dikenal sebagai filantropis, terutama dalam bidang pendidikan.
Puluhan tahun lalu, Ananda Krishnan kehilangan putranya. Ia kemudian mencari-carinya, dan pencariannya terhenti di sebuah monasteri di Thailand utara. Ia terkejut melihat putranya mengenakan jubah cokelat, berkepala plontos dengan sebuah mangkuk patha di tangan. Lalu Ananda Krishnan mengundang putranya yang telah jadi bhikkhu tersebut untuk makan di rumahnya.
Dengan ramah Ven. Siripanno menjawab, “Maaf, saya tidak bisa menerima undangan Anda. Seperti para bhikkhu lain, saya harus ber-pindapatta untuk mengumpulkan dana makanan.” Balasan Ananda Krishnan kemudian menjadi headline di berbagai media, “Dengan semua kekayaan yang saya miliki, saya bahkan tidak mampu memberi makan untuk putraku sendiri.”
Putranya kemudian tetap tinggal di monasteri di hutan Thailand, dan seperti para bhikkhu lain, kehidupannya juga bergantung pada sokongan umat.
Sebelum menjadi bhikkhu, Ven. Siripanno dibesarkan dan bersekolah di Inggris. Ia sangat cerdas dan menguasai 8 bahasa. Ia ditahbis saat usia 18 pada tahun 1989 di Wat Pah Nanachat, sebuah vihara hutan di Thailand utara yang didirikan oleh Ajahn Chah pada tahun 1975. Vihara tersebut dikepalai Ajahn Sumedho, seorang murid Ajahn Chah asal Amerika. Kebanyakan bhikkhu yang tinggal di situ adalah bhikkhu bule.
Ven. Siripanno kini menjadi kepala Wat Dao Dum Hermitage, sebuah vihara hutan di Thailand utara.
Apa yang membuat Ven. Siripanno yang kini berusia 40 tahun lebih memilih menjadi bhikkhu daripada menikmati kekayaan warisan ayahnya? “Hal paling berharga yang bisa kita lakukan dalam hidup adalah membuat pikiran menjadi damai,” ujar Ven. Siripanno suatu ketika. Dan ia menemukannya di dalam kesederhanaan hidup sebagai bhikkhu Sangha, bukan dalam tumpukan triliunan uang ayahnya.
May all beings be happy🙏🏻
sumber : unknown
Adalah Ven. Siripanno yang lebih memilih menjadi bhikkhu ketimbang menerima warisan segunung uang dari ayahnya, Ananda Krishnan, orang terkaya ke-2 Asia Tenggara dan terkaya ke-89 dunia asal Malaysia. “Uang tidak bisa membeli kedamaian batin dan kebahagiaan sejati,” ujar Ven. Siripanno.
Ven. Siripanno adalah anak laki-laki satu-satunya Ananda Krishnan dari istri yang berasal dari Thailand. Ia memiliki dua adik perempuan. Sebagai satu-satunya anak laki-laki, Ven. Siripanno seharusnya adalah penerus kerajaan bisnis ayahnya.
Ananda Krishnan adalah pengusaha sukses keturunan Srilanka. Kerajaan bisnisnya diantaranya bergerak di bidang media (Astro), satelit (MEASAT), minyak bumi dan gas (Bumi Armada, Pexco), telekomunikasi (Maxis, Aircel), hingga perusahaan investasi dan properti. Menurut majalah Forbes, kekayaan Ananda Krishnan mencapai 9,6 miliar dollar AS atau sekitar 92,8 triliun rupiah!
Ananda Krishnan lahir dari keluarga Buddhis yang berimigrasi dari Srilanka. Walaupun memiliki kekayaan berlimpah, namun Ananda Krishnan tetap rendah hati. Ia juga dikenal sebagai filantropis, terutama dalam bidang pendidikan.
Puluhan tahun lalu, Ananda Krishnan kehilangan putranya. Ia kemudian mencari-carinya, dan pencariannya terhenti di sebuah monasteri di Thailand utara. Ia terkejut melihat putranya mengenakan jubah cokelat, berkepala plontos dengan sebuah mangkuk patha di tangan. Lalu Ananda Krishnan mengundang putranya yang telah jadi bhikkhu tersebut untuk makan di rumahnya.
Dengan ramah Ven. Siripanno menjawab, “Maaf, saya tidak bisa menerima undangan Anda. Seperti para bhikkhu lain, saya harus ber-pindapatta untuk mengumpulkan dana makanan.” Balasan Ananda Krishnan kemudian menjadi headline di berbagai media, “Dengan semua kekayaan yang saya miliki, saya bahkan tidak mampu memberi makan untuk putraku sendiri.”
Putranya kemudian tetap tinggal di monasteri di hutan Thailand, dan seperti para bhikkhu lain, kehidupannya juga bergantung pada sokongan umat.
Sebelum menjadi bhikkhu, Ven. Siripanno dibesarkan dan bersekolah di Inggris. Ia sangat cerdas dan menguasai 8 bahasa. Ia ditahbis saat usia 18 pada tahun 1989 di Wat Pah Nanachat, sebuah vihara hutan di Thailand utara yang didirikan oleh Ajahn Chah pada tahun 1975. Vihara tersebut dikepalai Ajahn Sumedho, seorang murid Ajahn Chah asal Amerika. Kebanyakan bhikkhu yang tinggal di situ adalah bhikkhu bule.
Ven. Siripanno kini menjadi kepala Wat Dao Dum Hermitage, sebuah vihara hutan di Thailand utara.
Apa yang membuat Ven. Siripanno yang kini berusia 40 tahun lebih memilih menjadi bhikkhu daripada menikmati kekayaan warisan ayahnya? “Hal paling berharga yang bisa kita lakukan dalam hidup adalah membuat pikiran menjadi damai,” ujar Ven. Siripanno suatu ketika. Dan ia menemukannya di dalam kesederhanaan hidup sebagai bhikkhu Sangha, bukan dalam tumpukan triliunan uang ayahnya.
May all beings be happy🙏🏻
sumber : unknown
Subscribe to:
Comments (Atom)