Friday, October 11, 2013

Bahan-bahan Alami Ini Bisa Bantu Hilangkan Bekas Luka


DREAMERSRADIO.COM - Bekas luka pada kulit tubuh memang menyebalkan. Selain mengganggu keindahan kulit bekas luka juga menganggu penampilan terutama bagi wanita, yang ingin memilih pakaian. Memakai krim penghilang bekas luka harganya mahal? Kamu dapat menggunakan bahan-bahan alami dan sederhana yang dapat membantu menghilangkan bekas luka.

Inilah beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk menghilangkan bekas luka seperti dilansir dari Boldsky :

Jus lemon

Lemon kaya akan vitamin C yang dapat membantu mencerahkan warna kulit. Menerapkan jus lemon pada bekas luka bakar atau alergi juga dapat membantu menghilangkannya. Caranya cukup dengan mengoleskan air perasan lemon pada daerah bekas luka, kemudian pijat selama 2 menit. Lakukan rutin setiap malam pada bekas luka yang telah mengering.

Almon dan minyak zaitun

Untuk menghilangkan bekas luka membandel secara alami cobalah menggunakan almon dan minyak zaitun. Coba pijat daerah bekas luka dua kali setiap hari dengan almon dan minyak zaitun selama beberapa menit. Melakukan cara tradisional ini dipercaya efektif untuk menghilangkan bekas luka secara bertahap.

Jus tomat

Tomat mengandung banyak vitamin yang efektif untuk mengangkat sel kulit mati dan efektif membantu mengurangi bekas luka secara alami. Cara menghilangkan bekas luka menggunakan tomat adalah dengan mengambil sepotong tomat kemudian hancurkan tomat gunakan sebagai lulur di daerah bekas luka. Gunakan satu kali setiap hari secara teratur.

Lidah buaya

Ekstrak lidah buaya mengandung nutrisi yang baik bagi kulit. Tak hanya ampuh menghilangkan bekas luka membandel, ekstrak lidah buaya juga dapat melembutkan kulit. Cara cukup dengan mengoleskan getah lidah buaya pada bekas luka sambil dipijat sekitar 2 menit, diamkan beberapa saat. Lakukan cara ini secara teratur dapat membantu menghilangkan bekas luka.

Susu

Susu memiliki kandungan pemutih alami yang baik untuk membuat kulit tampak lebih putih dan juga efektif untuk menghapus bekas luka. Caranya cukup dengan membuat lulur dari susu untuk daerah bekas luka, gosok-gosok selama 10 menit. Tambahkan beberapa tetes air lemon untuk hasil terbaik. Gunakan setiap sebelum mandi untuk mendapatkan hasil maksimal.

Itulah beberapa bahan alami untuk membantu menghilangkan bekas luka membandel.



Sumber : http://id.she.yahoo.com/bahan-bahan-alami-ini-bisa-bantu-hilangkan-bekas-063200602.html

Thursday, October 10, 2013


Kadang kita membuat mereka (yang peduli kepada kita) menangis.

Kita menangis untuk seseorang yang tidak memperdulikan kita,
dan kita peduli kepada seseorang yang tidak pernah menangis buat kita.

Itulah kenyataan kehidupan, aneh tapi nyata. sekali kamu menyadarinya, semuanya belum terlambat untuk berubah

Jangan membuat janji ketika kau senang, jangan membalas kata2 ketika kau sedang sedih, jangan ambil keputusan ketika kau marah. berpikirlah dua kali dan bertindaklah dua kali

Waktu seperti sungai, kamu tidak bisa menyentuh air yang sama untuk kedua kalinya, karena air yang telah mengalir akan terus berlalu dan tidak akan pernah kembali.

Part of me is afraid to get close to anyone, because I am afraid they are going to leave.

Always express yourself to someone who cares for you, not to someone who needs you... because care means personal commitment and need means personal requirement!

Life has its own unique way of teaching lessons.
So no matter how many times I get emotionally worked up, I will never end up depressed. No matter how many times I am shattered by people around me, I will pick up the pieces and begin again. No matter how many times my heart is broken, I will never ever stop believing in the power of love. Because I believe that through all the twists and turns of life it is also full of surprises just waiting to happen, and soon I will see the miracles happen in my life too. So I just stay strong and keep going

Be happy with who you are now, and let your positivity inspire your journey into tomorrow. Everything that happens in life is neither good nor bad. It just depends on your perspective.
And no matter how it turns out, it always ends up just the way it should. Either you succeed or you learn something.
So stay positive, appreciate the pleasant outcomes, and learn from the rest. Your positivity will help encourage those around you.


Disappointment is not an easy thing to face, but standing strong in the face of disappointment and picking yourself up afterwards is crucial to living a good life.

Just because we don't talk about the pain we carry in our hearts doesn't mean it's not there.., we all have our individual share of emotions and we all have a unique way of expressing and/or concealing these emotions.., so basically be mindful that not everyone and everything is as it appears on face value, give others this consideration and treat them as you would like to be treated yourself..!"

finally learned to let go of MANY things in my life, we are forced to make choices that hurts us, but at the end, deep inside, we know they're the right

Mix Max Quotes


































Tips Mengajar Anak Buddhis Dengan Baik & Benar


 
 Oleh Y.M Bhikkhu Cittaguto Thera


 1. Dalam mengajar anak-anak jangan sekali kali mengajarkan bahwa Buddha ingin / harus disembah-sembah.

Ajarkan mereka yang benar bahwa : "Buddha is the Teacher". Tekankan kata-kata itu, ajarkan mereka menghormati Buddha karena ajaranNya yg mulia, "Guru dari para dewa dan manusia".

Rasa sujud mereka akan berbeda deng...an sujud karena rasa takut, melainkan sujud penuh dengan rasa hormat.

Dalam ajaran agama lain selalu diajarkan "tidak menyembah patung / berhala."

Hal ini yang mengecilkan pikiran anak kita. Mereka berpikir bahwa Buddha itu
patung / berhala. Karena orang tua juga tidak mengerti sehingga anak mempunyai rasa malu karena menyembah patung.

 2. Jangan sekali-sekali mengajarkan anak untuk meminta-minta kepada Buddha atau mendapatkan berkah dari Buddha. Buddha tidak mengajarkan kita untuk meminta-minta. "Buddha tidak akan memberikan apa yang kita minta-minta"

Ajarkan tentang, "karma = hasil perbuatan". Tekankan, bahwa apa yg kita peroleh itu semua karena buah dari perbuatan kita.

Dalam ajaran agama lain selalu diajarkan, "Jangan meminta2 pd Dewa2 / patung2". Hal ini yang mengecilkan pikiran anak kita, mereka berpikir bahwa Buddha itu salah satu Dewa juga. Karena orang tua juga tidak mengerti sehingga anak mempunyai rasa malu karena meminta pada Dewa2 / patung2.

 3. Jangan menakut-nakuti anak bahwa Buddha akan menghukum, marah atau akan datang kepada kita. Buddha selalu mengajarkan "cinta kasih di setiap ajaranNya", Jadi tidak ada hukuman dan kemurkaan.

Dalam riwayat cerita Buddha, tidak pernah mengajarkan dengan serangan keji,
menyuruh membunuh dan terjadi peperangan dalam mengabarkan ajaranNya. Ajarkanlah bila ada yang tidak mengerti pada ajaranNya, silahkan datang dan buktikan. "Come and see = Ehipassiko", itu yang kita ajak diskusikan dengan anak.

 

Sometimes, being too nice is dangerous, so you have to make your stands once in a while to avoid getting hurt.

 
https://www.facebook.com/Reminisce.SR/photos/a.645854672146880.1073741851.504107672988248/818409221558090/?type=1

Wednesday, October 9, 2013


“The eyes of others our prisons; their thoughts our cages.”
― Virginia Woolf --

7 Keunggulan Ajaran Buddha

 
Tujuh Keunggulan Ajaran Buddha



Buddha diagungkan bukan karena kekayaan, keindahan, atau lainnya. Beliau diagungkan karena kebaikan, kebijaksanaan, dan pencerahanNya. Inilah alasan mengapa kita, seorang Buddhis, menganggap ajaran Buddha sebagai jalan hidup tertinggi....

Apa sajakah keunggulan-keunggulan yang menumbuhkan kekaguman kita terhadap ajaran Buddha?

1. Ajaran Buddha tidak membedakan kelas / kasta

Buddha mengajarkan bahwa manusia menjadi baik atau jahat bukan karena kasta atau status sosial, bukan pula karena percaya atau menganut suatu kepercayaan. Seseorang baik atau jahat karena perbuatannya. Dengan berbuat jahat, seseorang menjadi jahat, dan dengan berbuat baik, seseorang menjadi baik. Setiap orang, apakah ia raja, orang miskin atau pun orang kaya, bisa masuk surga atau neraka, atau mencapai Nibbana, dan hal itu bukan karena kelas atau pun kepercayaannya.

2. Ajaran Buddha mengajarkan belas kasih yang universal

Buddha mengajarkan kita untuk memancarkan metta (kasih sayang dan cinta kasih) kepada semua makhluk tanpa kecuali. Terhadap manusia, janganlah membedakan bangsa. Terhadap hewan, janganlah membedakan jenisnya. Metta harus dipancarkan kepada semua hewan termasuk yang terkecil seperti serangga.

3. Dalam ajaran Buddha, tidak seorang pun diperintahkan untuk percaya

Sang Buddha tidak pernah memaksa seseorang untuk mempercayai ajaranNya. Semua adalah pilihan sendiri, tergantung pada hasil kajian masing-masing individu. Buddha bahkan menyarankan, “Jangan percaya apa yang Kukatakan kepadamu sampai kamu mengkaji dengan kebijaksanaanmu sendiri secara cermat dan teliti apa yang Kukatakan.” Ajaran Buddha tidak terlalu dipengaruhi oleh perbedaan-perbedaan dan kritik-kritik terhadap ajaranNya. Jelaslah bagi kita bahwa ajaran Buddha memberikan kemerdekaan atau kebebasan berpikir.

4. Agama Buddha mengajarkan diri sendiri sebagai pelindung

Buddha bersabda, “Jadikanlah dirimu pelindung bagi dirimu sendiri. Siapa lagi yang menjadi pelindungmu? Bagi orang yang telah berlatih dengan sempurna, maka dia telah mencapai perlindungan terbaik.”

Ini bisa dibandingkan dengan pepatah bahasa Inggris, “God helps those who help themselves” –Tuhan menolong mereka yang menolong dirinya sendiri. Inilah ajaran Buddha yang menyebabkan umat Buddha mencintai kebebasan dan kemerdekaan, dan menentang segala bentuk perbudakan dan penjajahan.

Buddha tidak pernah mengutuk seseorang ke neraka atau pun menjanjikan seseorang ke surga, atau Nibbana; karena semua itu tergantung akibat dari perbuatan tiap-tiap orang, sementara Buddha hanyalah guru atau pemimpin. Seperti tertulis dalam Dhammapada, “Semua Buddha, termasuk Saya, hanyalah penunjuk jalan.” Pilihan untuk mengikuti jalanNya atau tidak, tergantung pada orang yang bersangkutan.

5. Ajaran Buddha adalah ajaran yang suci

Yang dimaksudkan di sini adalah ajaran tanpa pertumpahan darah.

Dari awal perkembangannya sampai sekarang, lebih dari 2500 tahun –ajaran Buddha tidak pernah menyebabkan peperangan. Bahkan, Buddha sendiri melarang penyebaran ajaranNya melalui senjata dan kekerasan.

6. Ajaran Buddha adalah ajaran yang damai dan tanpa monopoli kedudukan

Dalam Dhammapada, Buddha bersabda, “Seseorang yang membuang pikiran untuk menaklukkan orang lain akan merasakan kedamaian.” Pada saat yang sama, Beliau memuji upaya menaklukkan diri sendiri. Beliau berkata, “Seseorang yang menaklukkan ribuan orang dalam perang bukanlah penakluk sejati. Tetapi seseorang yang hanya menaklukkan seorang saja yaitu dirinya sendiri, dialah pemenang tertinggi.”

Di sini, menaklukkan diri sendiri terletak pada bagaimana mengatasi kilesa (kekotoran batin). Andaikan semua orang menjadi umat Buddha, maka diharapkan manusia akan beroleh perdamaian dan kebahagiaan. Buddha mengatakan bahwa semua makhluk harus dianggap sebagai sahabat atau saudara dalam kelahiran, usia tua, penyakit, dan kematian. Beliau juga mengajarkan semua umat Buddha untuk tidak menjadi musuh orang-orang tidak satu keyakinan atau pun menganggap mereka sebagai orang yang berdosa. Beliau mengatakan bahwa siapa saja yang hidup dengan benar, tak peduli kepercayaan apapun yang dianutnya, mempunyai harapan yang sama untuk memperoleh kebahagiaan di kehidupan sekarang dan kehidupan yang akan datang. Sebaliknya, siapapun yang menganut ajaran Buddha tetapi tidak mempraktikkannya, hanya akan memperoleh sedikit harapan akan pembebasan dan kebahagiaan.

Dalam ajaran Buddha, setiap orang memiliki hak yang sama untuk mencapai kedudukan yang tinggi. Dengan kata lain, setiap orang dapat mencapai Kebuddhaan.

7. Ajaran Buddha mengajarkan hukum sebab dan akibat

Buddha mengajarkan bahwa segala sesuatu muncul dari suatu sebab. Tiada suatu apapun yang muncul tanpa alasan.

Kebodohan, ketamakan, keuntungan, kedudukan, pujian, kegembiraan, kerugian, penghinaan, celaan, penderitaan –semua adalah akibat dari keadaan-keadaan yang memiliki sebab.

Akibat-akibat baik muncul dari keadaan-keadaan yang baik, dan akibat buruk muncul dari penyebab-penyebab buruk pula. Kita sendiri yang menyebabkan keberuntungan dan ketidakberuntungan kita sendiri. Tidak ada Tuhan atau siapapun yang dapat melakukannya untuk kita. Oleh karena itu, kita harus mencari keberuntungan kita sendiri, bukan membuang-buang waktu menunggu orang lain melakukannya untuk kita. Jika seseorang mengharapkan kebaikan, maka dia hanya akan berbuat kebaikan dan berusaha menghindari pikiran dan perbuatan jahat.

Prinsip-prinsip sebab dan akibat; suatu kondisi yang pada mulanya sebagai akibat akan menjadi sebab dari kondisi yang lain, dan seterusnya seperti mata rantai. Prinsip ini sejalan dengan pengetahuan modern yang membuat ajaran Buddha tidak ketinggalan zaman daripada kepercayaan-kepercayaan lain di dunia.
 

Monday, October 7, 2013


Janganlah pernah kamu membiarkan seseorang jadi segalanya bagimu, dikarenakan di saat dia pergi meninggalkanmu, kamu tidak mempunyai apa pun.

Hati yg menyanyangi tak akan lelah untuk bertahan ,tak akan mnyerah tuk berjuang. Karna ia yakin adanya kebhagiaan bersama orang yg ia sayang.

Kalau tak mmpu mencintai, jgn prnh sentuh hti se2orang, kalau tak mmpu setia, jgn prnh mngukir Janji, klau tak mm...pu menggenggam hubungan, jgn prnh beri harapan, krn hti mnusia trllu bernilai utk disakiti, trllu MAHAL utk diSIA-SIAkan, trllu BERHARGA utk dihancurkan...

Kalau anda takut untuk ambil langkah, lihatlah bagaimana seorang bayi yang sedang belajar tuq bisa jalan. Niscaya akan anda peroleh, bahwa semua manusia pasti akan alami jatuh. Hanya manusia - manusia sangat baik lah yang sanggup bangkit dari ke jatuhannya itu.

Cinta serta kesetiaan teruji saat kita dipisahkan jarak dan waktu. Cuma kepercyaan yg dpt mempertahankan Cinta tersbut.

Tidak ada yang dapat merubah masa lalu, namun anda bisa mengakibatkan kerusakan hari esok dengan menangisi masa lalu serta merisaukan hari esok.

Seseorang yg tulus menyayangi dirimu, Tak akan pernah kehabisan alasan tuq mempertahankanmu, serta tak akan pernah mencari - cari alasan utk bisa melepaskanmu.

Bila anda tidak merasakan dulu kegagalan, itu artinya anda belum tahu artinya sesuatu kesuksesan.

Tuhan sebetulnya sudah sedia kan penyelesaian atas kesusahan yang sedang kita hadapi, tetapi tuhan tidak segera turunkan penyelesaiannya dikarenakan pengen paham seberapa besarnya cinta kita pada Nya.

Trkdang Kita tdk bsa memlih kpd siapa qta mncntai, krn smw itu trjd bgtu sja mski mulut kita brkta tdk nmun hti tk prnh bsa menolak.

Menyukai bukan hanya bagaimana anda lihat tp bagaimana anda rasakan, bukan hanya bagaimana anda mendengar tp bagaimana anda pahami.

Di antara hal paling sulit didalam hidup yaitu saat lihat dia yg anda cinta, menyukai orang lain yg kamu tahu dan kamu mengerti bhwa dia bukan orang yg baik baginya.

Berfikirlah selalu positif saat menjalani suatu hubungan, karna seluruh nya dapat baek - baek saja. Namun, bila anda berfikir selalu negatif seluruh nya dapat jadi hancur berantakan.

Seumpama anda menghendaki suatu hal yang selama ini belum anda punya, maka anda harus jalankan suatu hal yang selama ini belum pernah anda kerjakan.

Aku mencintai dirimu karena di sisimu..sepi dihatiku hilang, di sampingmu..aku merasa terjaga, di dekatmu..aku bisa ketawa dan hidup bersamamu..aku sangat bahagia.
 
 
 

Sunday, October 6, 2013


Daun yang jatuh tak pernah membenci angin,
Dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja.

Tak melawan,
mengikhlaskan semuanya..

Bahwa hidup harus menerima,
penerimaan yang indah..

Bahwa hidup harus mengerti dgn...

pengertian yang benar..

Bahwa hidup harus memahami dgn
pemahaman yang benar

Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang..

Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih atau yg menyakitkan..

Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya..

Biarkan angin menghempasnya,
membawa pergi entah kemana saja
 
 

PIKIRAN ITU SEPERTI TANAH


Sesungguhnya medan peperangan terbesar berada di PIKIRAN kita.

Karena PIKIRAN itu sangat kuat & dapat mempengaruhi kehidupan seseorang.

Ada pepatah mengatakan :

”Menabur dalam PIKIRAN akan menuai tindakan,

menabur tindakan akan menuai kebiasaan,

menabur kebiasaan akan menuai karakter”

PIKIRAN kita seumpama tanah,
tanah tidak pernah peduli terhadap jenis benih apa yang hendak kita tanam.

Jika kita menabur benih jagung, misalnya, tanah akan meresponsnya, lalu menumbuhkannya.

Apapun yang kita tanamkan dalam PIKIRAN, entah itu hal-hal yang baik atau buruk, PIKIRAN kita akan segera menerima, merespons dan menumbuhkannya.

Sadar atau tidak, sering kali kita memperkatakan hal-hal buruk tentang diri kita sendiri, misalnya :
Hidupku penuh masalah,
Aku tidak akan berhasil,
Sakitku tidak akan sembuh,
Keluargaku hancur berantakan,
Aku memang bodoh,
Aku sudah ditakdirkan miskin,
Masa depanku suram, dsb.

Hal-hal negatif yang kita ucapkan itu akan direspons oleh PIKIRAN kita dalam bentuk sikap & tindakan, yang pada gilirannya akan menghasilkan sesuatu yang sama seperti yang kita tanamkan dalam PIKIRAN kita.

Oleh sebab itu, tanamkan hal yg positif di benak kita, maka kita akan menjadi luar biasa ...
Dan pelihara pikiran yg benar (be positive thinking).
. dengan pikiran positive, semoga hari ini &  Selamanya dipenuhi hal-hal positif...

Cobalah untuk berjalan keluar


Masa lalu merupakan sebuah unggun api bila kamu ingin mempelajari sesuatu darinya, jika tidak janganlah membuang waktu dengannya.

Beberapa diantara kita terkadang sulit untuk bergerak dari lingkaran masa lalu, tapi cobalah untuk melupakan masa itu dengan semangat perubahan dalam diri.

Untuk apa berdiam diri menghabiskan waktu dengan berpikir bahwa masa lalu akan hidup kembali dalam dirimu, memang masa lalu adalah keterkaitan dan keterikatan yang erat dengan dirimu, tapi ambilah sisi baiknya dan buang sisi buruknya.

Bahagia kemarin bukanlah jaminan untuk bisa bertahan hingga hari esok,
Kesedihan kemarin juga bukan alasan untuk kamu tak bisa berbahagia hari ini.

Terkadang orang berpikir dengan mempertahankan masa lalu ia akan tetap selalu bisa berbahagia seperti saat itu, akan tetapi ia lupa untuk melepaskan kesedihannya.

Hal tersebutlah yang membuat seseorang akan semakin sulit untuk melepaskan diri dari kenangan rasa sakit yang ia bawa serta bersama kebahagiaannya.

" Cobalah untuk berjalan keluar "

Begitu banyak cerita baru yang bisa kita mulai dan merangkumnya seindah mungkin.

Ingatlah bahwa kegagalan terbesar seseorang adalah ketika ia tak pernah Mencoba, dan kesuksesan terbesar seseorang adalah menggagalkan segala cara yang membuatnya jatuh.

Renungkanlah tentang hari kemarin, baik hitam atau putih,
agar kau bisa berbenah diri dan perbaiki segalanya.

Jalanilah hari ini, karena hari ini juga akan menjadi masa lalu untuk hari esok yang menunggumu.

Dan tataplah hari esok dengan impian dan harapanmu, saat harapan dan impianmu menyatu, maka kau akan hidup seperti menemui pulau baru yang penuh kebahagiaan

Saturday, October 5, 2013


Belajar SABAR meski tertatih,
Belajar IKHLAS meski kadang masih suka mengeluh,
Belajar TABAH meski hati susah,
Belajar TEGAR meski sering menangis karena terjatuh dan
luka,
Belajar MENAHAN AMARAH meski hati berdarah,

Belajar dan belajar,
Belajar tak ubahnya menanam sebutir biji,
Disemai dengan kesabaran,...

Dirawat penuh keikhlasan sekalipun kadang lelah menanti,
kapan biji itu akan berkecambah dan bertUnas,

Tak mudah memang,
Namun tak ada alasan untuk tidak BELAJAR MENJADI PRIBADI YANG
LEBIH BAIK DARI KEMARIN
 
 

kadang kala berbicara terlalu jujur juga bisa menimbulkan hal yang tidak menyenangkan... Kenapa bisa begini????

buat teman teman Fanpages Kebajikan ini ada nasehat dari master Cheng Yen....( stts ini saya copas dari saudari Rinda Lim )

Bagaimana Cara Berbicara Yang Tidak Melukai Perasaan ?

Master Cheng Yen menjawab :

Jika berbicara terlalu jujur, bagi orang yang tidak satu tekad atau satu jala...
n dengan kita, akan mendengarnya sebagai perkataan penuh duri.
Sebaliknya, walau pun merupakan mawar berduri, namun bagi yang satu tekad dan satu jalan dengan kita, yang terlihat olehnya adalah keindahan bunga mawar.

Ketika berbicara harus penuh kehangatan, jangan karena merasa benar lalu tidak mau mengalah, atau pun berkata “Jika kamu tidak mau kerjakan, masih banyak yang antri untuk mengerjakannya!” Perkataan demikian tentu akan melukai perasaan orang.

Jika mau berbicara sangat jujur (to the point), hanya ditujukan pada teman akrab saja, sebab dia akan memahami kalau di atas duri adalah bunga mawar, juga akan mengerti kalau perkataan ini demi kebaikannya. Bagi orang yang tidak masuk akal, perlakukan saja dengan cinta kasih sejernih air, hanya perlu tambahkan sedikit gula saja.
 
 
Sumber : https://www.facebook.com/KebajikanDe
Kebajikan ( De å¾· )